
Boneka tidak selamanya memiliki bentuk lucu dan membawa nuansa menyenangkan. Seperti Annabelle, beberapa boneka justru memiliki ketenaran karena cerita mistik dan mampu membuat orang bergidik.
Beberapa boneka diketahui memiliki sejarah menyeramkan, mulai ditinggal mati pemiliknya hingga digunakan untuk menenangkan arwah penasaran. CNNIndonesia.com merangkum sejumlah boneka yang disebut paling menyeramkan di dunia.
Annabelle
Nama Annabelle mendadak jadi pembicaraan setelah film The Conjuring meledak di pasaran. Boneka ini digambarkan dalam film memiliki rupa yang menyeramkan.
Padahal, dalam bentuk aslinya di Museum Demonologi milik Ed dan Lorraine Warren, Annabelle justu tampak menggemaskan.
Annabelle semula adalah hadiah dari seorang ibu kepada putrinya pada 1970. Namun, sejumlah keanehan hinggap di sekitar boneka ini. Beberapa kali, boneka ini berpindah tempat dengan sendirinya.
Setelah melakukan investigasi, diketahui boneka menggemaskan itu telah dirasuki arwah gadis cilik bernama Annabelle. Sempat ingin dibuang, Annabelle selalu kembali datang bahkan membuat teror.
Okiku
Boneka ini pada awalnya adalah cendera mata yang dibeli oleh Eikichi Suzuki pada 1918 untuk adik perempuannya yang bernama Okiku yang berusia dua tahun.
Sang adik kepalang jatuh cinta dengan boneka ini dan menjadikannya teman. Namun, suatu kali sang adik ini meninggal karena kedinginan.
Semenjak saat itu, muncul keanehan pada boneka Okiku. Rambut boneka yang semula sepanjang dagu, perlahan tumbuh memanjang. Menurut penelitian, rambut memanjang pada boneka Okiku itu setipe dengan rambut gadis muda.
Karena keanehan itu, pihak keluarga menitipkan Okiku pada kuil Mennenji. Hingga saat ini, konon rambut Okiku masih terus tumbuh selayaknya rambut gadis.
Doll Island
Sebuah tempat di Mexico City berisi banyak boneka yang berhantu. Tempat bernama Doll Island tersebut berisi ratusan boneka usang yang tergantung menyeramkan.
Kisah bermula ketika 1950, seorang petani bernama Don Julian Santana melihat seorang gadis kecil tenggelam di kanal yang ia buat di lokasi Doll Island.
Sesaat setelahnya, konon arwah gadis tersebut menghantui lokasi daerah yang dibuat Santana. Guna menenangkan arwah gadis itu, ia mengoleksi banyak boneka dan menggantungnya di berbagai tempat.
Santana meninggal pada 2001, dan 'pulau' tersebut kini dikelola oleh sepupunya, Anastasio. Menurut Anastasio, boneka-boneka yang lapuk dimakan cuaca itu hidup di kala malam dan saling berbisik satu sama lain.