
-
Perusahaan peluncuran roket komersial, Arianespace mengkonfirmasi hilangnya roket Vega yang membawa satelit FalconEye1 milik Arab Saudi. Peristiwa nahas ini terjadi dua menit setelah roket diluncurkan.
Anomali pada roket pendukung disebut menjadi penyebab roket menyimpang dari jalurnya ketika diluncurkan.
"Sebuah anomali besar terjadi, yang mengakibatkan hilangnya misi. Atas nama Arianespace, saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang terdalam kepada pelanggan kami atas hilangnya muatan mereka dan memberi tahu mereka betapa saya menyesal," kata Wakil Presiden Eksekutif Misi, Operasi, dan Pembelian Luce Fabreguettes.
Mengutip Space, jika menilik dari lintasan peluncuran saat siaran langsung roket nampak menyimpang dari jalur normal tak lama setelah lepas landas.
Sejumlah pengamat penerbangan mengungkapkan bahwa pendorong roket Vega nampak tidak menyala pada tahap kedua.
Misi FalconEye1 rencananya akan menjadi misi satelit pertama yang digunakan untuk pemantauan tanaman hingga manajemen bencana. Bersama FalconEye2, satelit seberat 1.200 kilogram ini rencananya disiapkan untuk mencitrakan tanah dalam panjang gelombang optik beresolusi tinggi.