Apa Itu My FanCam di Galaxy S26 FE? Satu Rekaman Jadi Banyak Video
My FanCam di Galaxy S26 FE merevolusi perekaman pertunjukan: rekam dulu, fokus kemudian. Hasilnya, berbagai video vertikal fokus dari satu momen.

Samsung Galaxy S26 FE dengan fitur FanCam (Foto: Ist)
Highlight Artikel
- My FanCam adalah fitur baru di Galaxy S26 FE yang memungkinkan pengguna merekam seluruh performa dan memilih fokus subjek setelahnya.
- Fitur ini dirancang untuk mengatasi dilema penonton saat merekam pertunjukan dengan banyak orang, seperti fan meeting atau dance performance.
- Satu rekaman dapat diolah menjadi beberapa video vertikal, masing-masing berfokus pada talent berbeda, tanpa perlu merekam ulang.
- Penggunaan My FanCam sangat fleksibel, dapat diterapkan pada berbagai acara selain fan meeting, seperti pertunjukan sekolah atau showcase talent.
Uzone.id – Pernah merekam penampilan sebuah grup, tapi setelah videonya selesai justru kepikiran, “Tadi harusnya fokus ke dia, bukan yang itu”?
Situasi seperti ini cukup umum terjadi ketika merekam fan meeting, dance performance, atau pertunjukan yang melibatkan beberapa orang sekaligus. Kamera ponsel hanya merekam satu frame, sementara perhatian penonton bisa berpindah dari satu talent ke talent lainnya.Belum lagi kalau setiap talent yang ingin direkam mengharuskan pengguna mengambil video secara terpisah. Selain merepotkan, cara tersebut juga berisiko membuat momen lain terlewat.
Samsung mencoba menawarkan pendekatan berbeda lewat fitur My FanCam yang hadir di Galaxy S26 FE.
Alih-alih menentukan siapa yang menjadi fokus sejak awal, fitur ini memungkinkan pengguna merekam pertunjukan secara utuh terlebih dahulu. Setelah rekaman selesai, barulah pengguna bisa memilih talent yang ingin dijadikan fokus.
Jadi, Apa Itu My FanCam?
Secara sederhana, My FanCam merupakan fitur yang memungkinkan satu rekaman video diolah kembali menjadi beberapa video dengan fokus pada subjek berbeda.
Saat merekam, pengguna tidak perlu langsung menentukan siapa yang harus berada di tengah frame. Seluruh performance dapat direkam terlebih dahulu.
Setelahnya, pengguna bisa memilih orang tertentu dari rekaman tersebut. Sistem kemudian akan mengikuti pergerakan subjek yang dipilih sekaligus menyesuaikan framing agar tetap menjadi fokus.
Hasil akhirnya berupa video vertikal yang bisa langsung digunakan untuk dibagikan ke media sosial.
Dengan mekanisme tersebut, satu rekaman yang sama dapat menghasilkan beberapa versi video. Misalnya, dalam satu penampilan grup berisi lima orang, pengguna bisa membuat versi video yang berfokus pada talent A, kemudian kembali ke rekaman yang sama untuk membuat versi talent B, C, dan seterusnya.
Artinya, pengguna tidak harus merekam performance yang sama berkali-kali hanya karena ingin mendapatkan video dengan fokus berbeda.
Masalahnya Bukan Lagi “Mau Rekam Siapa?”
Bagi penonton dance perfomance atau fan meeting, memilih siapa yang direkam terkadang menjadi persoalan tersendiri.
Ketika beberapa talent berada dalam satu panggung, perhatian bisa berpindah dengan cepat. Jika kamera sejak awal diarahkan ke satu orang, ada kemungkinan momen menarik dari talent lain justru lewat begitu saja.
My FanCam mengubah proses tersebut.
Pengguna cukup memastikan keseluruhan pertunjukan masuk ke dalam rekaman. Pemilihan fokus baru dilakukan setelahnya.
Pendekatan ini juga membuat satu rekaman memiliki kemungkinan penggunaan yang lebih panjang. Rekaman yang sama tidak hanya menjadi satu video, tetapi dapat diproses kembali berdasarkan talent yang ingin ditonjolkan.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Pengguna terlebih dahulu merekam performance seperti biasa.
Setelah rekaman selesai, talent atau subjek yang ingin dijadikan fokus dapat dipilih. My FanCam kemudian akan melacak pergerakannya dan menyesuaikan framing agar subjek tersebut tetap menjadi pusat perhatian.
Video hasil pemrosesan dibuat dalam format vertikal sehingga sesuai dengan format konten yang umum digunakan di media sosial.
Proses tersebut dapat diulangi untuk subjek lainnya.
Jadi, kalau ada tiga talent yang tampil bersamaan, satu rekaman dapat diproses menjadi beberapa video dengan fokus berbeda—tanpa harus meminta mereka mengulangi penampilannya.
Bukan Cuma Buat Fan Meeting
Meski namanya membawa kata “FanCam”, penggunaan fitur ini tidak terbatas pada dance performance atau penampilan idola.
Konsep yang sama bisa diterapkan pada dance performance, talent showcase, pertunjukan sekolah, hingga berbagai acara lain yang menampilkan beberapa orang dalam satu frame.
Misalnya ketika sebuah grup dance tampil di atas panggung. Pengguna bisa merekam keseluruhan koreografi terlebih dahulu, kemudian memilih penari tertentu untuk dibuatkan video fokus secara terpisah.
Hal serupa bisa diterapkan ketika beberapa talent tampil dalam satu acara dan semuanya terlihat jelas dalam frame.
Karena itu, nilai utama My FanCam sebenarnya bukan sekadar menghasilkan video vertikal. Yang lebih menarik adalah bagaimana fitur ini mengubah proses pengambilan video dari yang sebelumnya harus menentukan fokus sejak awal menjadi rekam dulu, tentukan fokus kemudian.
Hadir di Galaxy S26 FE
My FanCam menjadi salah satu fitur kamera berbasis Galaxy AI yang dibawa Samsung ke Galaxy S26 FE.
Di Indonesia, Galaxy S26 FE diperkenalkan dengan harga peluncuran Rp9.249.000 untuk varian 128GB dan Rp11.249.000 untuk 256GB selama periode 11–30 September 2026. Harga tersebut berkaitan dengan program penawaran peluncuran yang berlaku pada periode tersebut.
Bagi konsumen yang sebelumnya mengikuti program Reservation+ pada 1–10 September, terdapat ketentuan potongan tambahan sesuai program yang ditawarkan Samsung.
Samsung juga menyertakan trial Google AI Pro selama enam bulan, sementara paket penyimpanan cloud 5TB diberikan sesuai ketentuan program yang berlaku.
Namun di luar harga dan paket peluncurannya, My FanCam menawarkan satu pendekatan menarik dalam penggunaan kamera ponsel.
Di tengah kebiasaan membuat konten pendek dari berbagai momen, pengguna tidak selalu harus memutuskan sejak awal siapa yang akan menjadi pemeran utama.
Cukup pastikan momennya terekam. Urusan siapa yang mendapat “spotlight” bisa diputuskan belakangan
FAQ Artikel
Apa itu fitur My FanCam?
My FanCam adalah fitur pada Samsung Galaxy S26 FE yang memungkinkan pengguna merekam seluruh pertunjukan terlebih dahulu, kemudian memilih subjek (talent) yang ingin difokuskan setelah rekaman selesai. Sistem akan melacak pergerakan subjek tersebut dan menyesuaikan framing.
Bagaimana cara kerja My FanCam?
Pengguna merekam pertunjukan secara utuh seperti biasa. Setelah selesai, pengguna dapat memilih satu talent atau subjek dari rekaman tersebut. Fitur My FanCam kemudian akan secara otomatis melacak pergerakan subjek yang dipilih dan menyesuaikan framing agar subjek tersebut selalu menjadi fokus utama dalam video vertikal yang dihasilkan. Proses ini bisa diulang untuk subjek lain dari rekaman yang sama.
Apa keuntungan utama menggunakan My FanCam?
Keuntungan utamanya adalah pengguna tidak perlu memutuskan fokus sejak awal perekaman. Satu rekaman dapat menghasilkan berbagai versi video yang berfokus pada individu berbeda, menghemat waktu dan memastikan tidak ada momen menarik yang terlewat dari talent lain tanpa harus merekam ulang.
Apakah fitur My FanCam hanya bisa digunakan untuk fan meeting?
Tidak. Meskipun namanya "FanCam", fitur ini memiliki penerapan yang luas. Konsepnya bisa digunakan untuk merekam dance performance, pertunjukan sekolah, talent showcase, atau acara lain yang melibatkan beberapa orang dalam satu frame dan pengguna ingin memfokuskan pada individu tertentu secara terpisah.
Di perangkat mana My FanCam tersedia?
Fitur My FanCam diperkenalkan sebagai salah satu fitur kamera berbasis Galaxy AI yang hadir di Samsung Galaxy S26 FE.
