Apa Itu Speed Curse? Inggris Jadi 'Korban' Terbaru IShowSpeed

Highlight Artikel
- Speed Curse merupakan istilah kutukan bagi tim Piala Dunia 2026 yang didukung oleh streamer IShowSpeed.
- Banyak tim besar seperti Portugal, Inggris, hingga Brasil langsung tersingkir setelah didukung olehnya.
- Kutukan unik ini anehnya sama sekali tidak mempan pada timnas Argentina yang tetap berhasil melaju ke final.
Uzone.id – Nama IShowSpeed bukan cuma jadi sorotan karena siaran langsungnya yang ditonton jutaan orang selama Piala Dunia 2026. YouTuber asal Amerika Serikat itu juga dikaitkan dengan fenomena unik yang kini viral di kalangan penggemar sepak bola, yakni "Speed Curse" atau kutukan Speed.
Istilah ini muncul setelah sejumlah tim yang didukungnya justru berakhir tersingkir dari turnamen, dengan Inggris menjadi korban terbaru.Apa itu Speed Curse?
Speed Curse sendiri muncul sebagai ‘kutukan’ yang ditujukan
bagi tim-tim yang didukung oleh IShowSpeed di Piala Dunia 2026 ini.
Kutukan tersebut
membuat tim yang didukung olehnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Salah
satunya adalah Portugal yang ia dukung semenjak lama.
Terdengar seperti
candaan, tapi Speed Curse ini terus berlangsung dan banyak memakan korban. Dari
yang awalnya dianggap kebetulan, malah berlanjut hingga dianggap serius oleh
pecinta bola.
Awal Mula Munculnya Speed Curse
Munculnya istilah Speed Curse ini bermula ketika tim yang ia
dukung yaitu Portugal tersingkir dari fase 16 besar. Kala itu, Speed–lengkap
dengan jersey Portugal milinya–hadir langsung di stadion untuk mendukung
Ronaldo cs.
Sayangnya, Portugal kalah dengan skor 1-0 dari Spanyol dan
berakhir tersingkir dari perhelatan sepak bola paling besar di dunia ini.
Padahal, ini adalah edisi Piala Dunia terakhir bagi Cristiano Ronaldo.
Speed Curse belum muncul disini, pecinta bola masih
menganggapnya sebagai hal biasa dan tak ada hubungannya dengan tim yang
dukung oleh Speed.
Deretan Korban Kutukan Speed Curse
Istilah ini baru muncul ketika Speed akhirnya beralih
mendukung tim lain, bermula dari dukungannya untuk Senegal ketika melawan
Prancis di babak grup. Lalu berlanjut ke Cape Verde, Amerika Serikat hingga
yang terakhir adalah timnas Inggris.
Salah satu yang bikin istilah ini makin dianggap serius
adalah ketika dirinya secara terang-terangan mendukung Cape Verde saat melawan
Argentina dan juga Brasil saat melawan Norwegia. Dua-duanya langsung tersingkir
dengan skor yang cukup nyesek.
Kutukan terus berlanjut, bahkan ketika ia ingin Argentina
kalah dari Mesir. Ia yang menggunakan jersey timnas Mesir dan datang langsung
ke stadion disebut jadi salah satu alasan Mesir kena ‘comeback’ dari Argentina.
Hingga akhirnya, ia pun mendengar masukan dari pecinta bola
dan menganggap kutukan tersebut nyata. Ia mengenakan jersey setengah-setengah
saat Prancis melawan Spanyol, tapi tim yang sebenarnya ia dukung pun tetap
kalah. Prancis harus pulang di fase semifinal.
Kutukan yang Tidak Mempan pada Argentina
Anehnya, kutukan ini belum mengenai timnas Argentina, ia
sempat mengenakan jersey Argentina saat laga mempertemukan Messi dkk melawan
Swiss, sayangnya hal tersebut tak berlaku dan Swiss harus kalah telak dari
3-1. Argentina pun lolos ke fase semifinal melawan Inggris.
Speed mungkin berharap kalau kutukan tersebut usai, tapi
nyatanya kutukan tersebut kembali 'memakan korban' dimana Inggris harus kalah
melawan Argentina di fase Semifinal disaat dirinya menggunakan jersey timnas
tersebut dengan skor 2-1 untuk Messi cs.
Argentina yang jadi musuh IShowSpeed (dan pecinta bola
dunia) justru menjadi tim yang kini berada di laga puncak dan siap melawan
Spanyol. Akankah kutukan ‘Speed Curse’ berlanjut sampai laga terakhir dan
Jersey mana yang akan dikenakan oleh IShowSpeed nantinya? Mari kita nantikan
laga Spanyol melawan Argentina pada 19 Juli 2026 nanti.
FAQ Artikel
Apa yang dimaksud dengan Speed Curse di Piala Dunia 2026?
Speed Curse adalah istilah kutukan di mana tim sepak bola yang didukung secara langsung atau menggunakan jersey-nya oleh YouTuber IShowSpeed berakhir dengan kekalahan dan tersingkir dari turnamen.
Siapa saja tim yang menjadi korban dari Speed Curse?
Tim-tim yang menjadi korban kutukan ini meliputi Portugal, Senegal, Cape Verde, Amerika Serikat, Brasil, Mesir, Prancis, hingga Inggris.
Apakah timnas Argentina terkena dampak dari Speed Curse?
Tidak, Argentina menjadi pengecualian karena meskipun IShowSpeed mengenakan jersey mereka, Messi dan kawan-kawan tetap berhasil menang dan lolos ke babak final.