Aplikasi 'RideCheck' Buatan Anak RI Mendunia, Sudah Diunduh 100 Ribu Kali
RideCheck: Vehicle Maintenance, aplikasi asisten berkendara bikinan 4 pemuda Indonesia sukses menarik perhatian global dengan fitur-fitur yang ditawarkan.
Uzone.id — Aplikasi asli
bikinan anak bangsa ‘RideCheck: Vehicle Maintenance’ berhasil mencuri perhatian
pengguna mancanegara berkat inovasi mereka. Gak cuma di Indonesia saja, aplikasi ini juga digunakan di beberapa negara
seperti Singapura, Filipina, Malaysia bahkan Amerika Serikat.
Seperti namanya,
aplikasi ini berfungsi untuk memantau kondisi kendaraan baik itu mobil maupun
sepeda motor. Ada berbagai fitur yang dihadirkan dari aplikasi yang baru
dirilis resmi ke publik pada 2025 ini, mulai dari fitur trip tracking,home
screen widget hingga service history.
Mengenal RideCheck: Aplikasi Anak Bangsa Mendunia
Aplikasi RideCheck: Vehicle Maintenance merupakan aplikasi
asli Indonesia yang dibuat oleh 4 sekawan, yaitu Dhafindra Razaqa Stefano
(Project Manager), Fazry Rachman Susanto (UI/UX Designer), Adrian Rachman
(FrontEnd Developer) dan juga Agustio Maitimu (BackEnd Developer).
Keempat pemuda berbakat ini merupakan peserta Apple
Developer Academy Bali tahun 2025 lalu. Dalam akademi ini, Dhafindra dkk
menciptakan aplikasi ini sebagai bagian dari project mereka.
“RideCheck pertama kali dikembangkan di Apple Developer
Academy Bali pada tahun 2025,” tulis RideCheck App di situs resminya.
Tim ini mengikuti berbagai fase tantangan mulai dari
Challenge 3 hingga Final Challenge 6 dan melakukan berbagai tahapan mulai dari
eksperimen, memperbarui aplikasi, dan mewawancarai puluhan pengguna untuk lebih
memahami tantangan dalam perawatan kendaraan.
Hasilnya, RideCheck App pun telah terpilih untuk mengikuti
Apple Developer Institute for Entrepreneurs.
Perkembangan Pesat dan Prestasi RideCheck
Tak sampai disitu, pertumbuhan aplikasi ini juga cukup pesat
diamana hanya dalam 9 bulan saja, RideCheck berhasil mengantongi lebih dari 10
ribu undungan di App Store.
“Dari 22 Juli 2025 hingga 9 April 2026, RideCheck berkembang
berkat konten yang kami bagikan di media sosial dengan 4,5 juta penayangan
video, 31 ribu kunjungan profil, dan 105 ribu like,” tambah situs tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Selasa, (11/08), RideCheck
mengklaim sudah didownload lebih dari 100 ribu kali dari semua platform dan
toko aplikasi, termasuk di App Store maupun di Play Store.
Untuk fitur-fiturnya sendiri, aplikasi ini bertugas untuk
menjadi asisten pelacakan cerdas kendaraan pengguna, termasuk memantau
kesehatan kendaraan dan mencatatnya dalam satu aplikasi.
Aplikasi ini akan melakukan analisa terhadap kendaraan
berdasarkan data yang disambungkan ke aplikasi agar nantinya membantu pengguna
untuk memprediksi secara akurat kapan kendaraan membutuhkan servis seperti
ganti oli, keausan ban hingga masa pakai aki.
Data yang digunakan untuk proses analisa ini berupa data
dari jarak tempuh dan juga waktu yang telah digunakan oleh kendaraan dalam
melakukan perjalanan.
“Dengan menganalisis penggunaan harian Anda, aplikasi ini
memprediksi secara akurat kapan kendaraan Anda membutuhkan servis, yang
dihitung berdasarkan jarak tempuh berkendara maupun waktu yang telah berlalu,”
tulis aplikasi ini.
Untuk fitur lengkapnya, aplikasi ini memiliki beberapa fitur
seperti Trip Tracking atau pelacakan perjalanan untuk melacak perjalanan secara
otomatis atau manual dan mencatat jarak tempuh (milase) secara akurat.
Ada juga fitur Smart Usage Predictions atau prediksi
penggunaan cerdas untuk mempelajari kebiasaan berkendara Anda untuk
memperkirakan tingkat keausan komponen.
Aplikasi ini juga bisa mencadangkan data dengan aman dan
sinkron melalui fitur pencadangan & sinkronisasi Cloud (Cloud Saving &
Sync) di berbagai perangkat.
Lalu ada fitur lain seperti Comprehensive Component Tracking
untuk memantau masa pakai komponen penting seperti oli, ban, rem, dan lainnya.
Serta fitur lacak interval ganti oli (oil change) agar pengguna melakukannya
secara presisi dan mutlak.
Fitur Dual-Interval Tracking juga hadir untuk melacak
pemeliharaan berdasarkan jarak tempuh (km/mil) atau durasi waktu, lalu ada
Service History untuk menyimpan catatan digital riwayat service kendaraan, oli
dan penggantian komponen sebagai bahan analisa ke depannya.
Selebihnya, ada fitur seperti Multi-Vehicle Support,
Real-Time Health Status, Advanced Trip Insights, Live Activities and Dynamic
Island, Home Screen Widgets serta Flexible Units.
Bagi kalian yang ingin menggunakan aplikasi ini, RideCheck
App sudah tersedia secara gratis di App Store maupun di Play Store.
FAQ Artikel
Apa itu RideCheck: Vehicle Maintenance?
RideCheck: Vehicle Maintenance adalah aplikasi asli buatan Indonesia yang berfungsi untuk memantau kondisi kendaraan (mobil dan motor), menyediakan fitur trip tracking, service history, hingga prediksi kebutuhan servis.
Siapa pengembang aplikasi RideCheck?
Aplikasi ini dikembangkan oleh 4 sekawan alumni Apple Developer Academy Bali tahun 2025: Dhafindra Razaqa Stefano, Fazry Rachman Susanto, Adrian Rachman, dan Agustio Maitimu.
Apa saja fitur utama yang ditawarkan RideCheck?
Fitur utamanya meliputi Trip Tracking, Smart Usage Predictions, Cloud Saving & Sync, Comprehensive Component Tracking, Dual-Interval Tracking, Service History, Multi-Vehicle Support, Real-Time Health Status, Advanced Trip Insights, Live Activities and Dynamic Island, Home Screen Widgets, dan Flexible Units.
Bagaimana RideCheck memprediksi kebutuhan servis kendaraan?
Aplikasi ini menganalisis data jarak tempuh dan waktu penggunaan harian kendaraan untuk memprediksi secara akurat kapan kendaraan membutuhkan servis, seperti ganti oli, keausan ban, atau masa pakai aki.
Di mana saya bisa mengunduh aplikasi RideCheck?
Aplikasi RideCheck tersedia secara gratis dan bisa diunduh di App Store maupun Play Store.
Apakah RideCheck hanya digunakan di Indonesia?
Tidak, aplikasi ini juga digunakan di beberapa negara lain seperti Singapura, Filipina, Malaysia, bahkan Amerika Serikat, menunjukkan inovasi yang berhasil mencuri perhatian pengguna mancanegara.