icon-category Gadget

Apple Rajin ‘Bersih-Bersih’, 540 Ribu Aplikasi App Store Dihapus

  • 11 Nov 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: James Yarema jamesyarema/Unsplash

    Uzone.id - Apple termasuk perusahaan yang ketat dan rajin bersih-bersih di toko aplikasi miliknya, App Store. Tak heran kalau dari waktu ke waktu jumlah aplikasi yang ada di App Store menurun tajam.

    Dilansir dari Gizchina, Jumat (11/11), pada kuartal terakhir tahun ini, jumlah aplikasi di App Store mengalami penurunan yang cukup tajam.

    Menurut data, penurunan ini mencapai level paling rendah dalam 7 tahun. Dan pada di Q3 2022, total aplikasi App Store mencapai 1.642.759. Penurunan yang cukup signifikan karena pada Kuartal 2 di 2022, jumlahnya mencapai 2.184.456 aplikasi.

    Hal ini menunjukkan persentase penurunan sebesar 24,79 persen, dan total sekitar 541.697 aplikasi keluar dari App Store di Kuartal tiga saja.

    Baca juga: iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max Terancam Jadi Barang Langka

    Walaupun mengalami penurunan, namun App Store masih menjadi toko aplikasi kedua yang banyak digunakan setelah Google Play Store yang kini punya 3.553.050 aplikasi.

    Aksi bersih-bersih aplikasi di App Store ini adalah praktik tahunan yang biasa dilakukan Apple untuk menjaga kualitas di pasar aplikasi mereka. 

    Dan penghapusan lebih dari setengah juta aplikasi ini merupakan keputusan Apple sendiri untuk meningkatkan pengalaman pengguna di pasar mereka.

    Sebelumnya, Apple juga sudah memberi kebijakan baru pada semua pengembang aplikasi dimana mereka akan menghapus semua aplikasi lama yang tidak diperbarui. Apple memberi waktu tiga puluh hari kepada semua pengembang untuk memperbarui aplikasi, jika tidak aplikasi mereka terancam dihapus.

    Baca juga: Harga Paket Bundling iPhone 14 Series dari Telkomsel, Mulai Rp450 Ribu

    Beberapa aplikasi yang banyak ditendang Apple adalah aplikasi pemindaian virus, aplikasi perjudian, aplikasi kloning, dan aplikasi berkualitas rendah lainnya. Aplikasi-aplikasi diketahui melakukan scam dan pencurian data pengguna.

    Di saat Apple mencoba mengamankan App Store dari aplikasi-aplikasi nakal, penurunan jumlah aplikasi ini juga membuat perusahaan harus rela kehilangan banyak pendapatan dari App Store.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini