
Uzone.id - Di antara banyaknya bocoran maupun konfirmasi peluncuran smartphone di tahun ini, Asus sejauh ini malah adem ayem saja. Terakhir, mereka mengumumkan Asus ROG Phone 9 Pro pada November 2024 serta Zenfone 12 Ultra pada Februari 2025 lalu, dan setelah itu langsung senyap tak ada kabar—meski terus meluncurkan produk PC/laptop terbaru.
Rupanya, dikutip dari Digitimes, Asus menyatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk memperkenalkan model smartphone baru di tahun ini.Konfirmasi ini bermula dari laporan para distributor smartphone di Taiwan. Belakangan ini, mereka mengaku tidak bisa lagi memesan unit smartphone Asus lewat agen lokal.
Bahkan, beredar isu liar di kalangan distributor yang menyebutkan operasional divisi smartphone Asus hanya bertahan hingga 31 Desember 2025, dan setelah itu tidak lagi memproduksi perangkat baru.
Merespons isu tersebut, Asus buka suara. Pabrikan asal Taiwan ini menegaskan kepada mitranya bahwa operasional bisnis smartphone tetap berjalan seperti biasa.
Asus memastikan layanan purnajual tidak akan ditutup. Pembaruan OS dan juga layanan garansi untuk semua produk yang sudah beredar di pasaran juga dipastikan tetap aman dan tidak terdampak.
Namun, Asus mengonfirmasi bahwa mereka memang tidak punya rencana merilis model smartphone baru sepanjang 2026. Di tahun ini, mereka hanya akan mempertahankan model yang sudah ada dan memastikan hak-hak penggunanya tetap terjaga lewat dukungan purnajual.
Di Indonesia, Asus tak kejar pasar smartphone lagi
Hal ini sebelumnya sejalan dengan ucapan Head of PR Asus Indonesia, Muhammad Firman, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, bahwa Asus tidak lagi agresif mengejar pangsa pasar smartphone, dan memilih untuk fokus pada lini bisnis utamanya, yaitu laptop, baik konsumer dan juga gaming.
"Kalau smartphone, karena kita bukan fokus country, jadi kita di sini setiap kali ada device versi terbaru, smartphone terbaru, kita juga announce disini, dipasarkan disini, tetapi kita gak lagi kayak dulu, yang kita mengejar market share," ujar Firman pada Oktober tahun lalu.
Ia menegaskan, smartphone Asus terbaru yang hadir di Indonesia, hanya ditujukan untuk melayani basis pengguna setia mereka. Lebih lanjut, Asus tidak lagi berniat ‘mencuri’ konsumen dari merek lain.
"Smartphone kita disini ditujukan untuk end user, pengguna setia kita. Jadi kalau mereka butuh upgrade, kita sediakan, tapi kita gak ngincer pengguna smartphone lain untuk beralih ke kita, gak kayak gitu," tegas Firman saat itu.