Aturan Main Penggunaan Rem Depan dan Belakang Pada Sepeda Motor

15 May 2018 by
Aturan Main Penggunaan Rem Depan dan Belakang Pada Sepeda Motor

Rem pada sepeda motor --dan kendaraan secara umum sebenarnya-- adalah satu komponen yang sangat penting dan hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi. 

Namun nyatanya masih banyak orang yang salah kaprah dengan manfaat dan penggunaan rem ini sendiri. Hal ini seperti yang disampaikan Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu.

"Kita harus paham rem adalah fungsinya hanya memperlambat hingga menghentikan putaran roda. Itu fungsinya, bukan untuk memberhentikan mobil atau motor. Berhentinya kendaraan itu lebih pada suatu proses, kita enggak akan tahu berhentinya kapan," terang Jusri.

Menurut dia pengeraman yang baik dan benar sulit dilakukan secara konsisten oleh kebanyakan orang karena ada sangat banyak variabel yang dapat memperngaruhi. Sebut saja kecepatan laju kendaraan, kondisi ban, bobot kendaraan, kondisi permukaan jalan, sampai kondisi pengendara.

"Kalau pengereman itu gampang pasti gak ada kecelakaan. Sebelum ada kecelakaan pengendara bisa ngerem dan berhenti tapi faktanya kan ada saja gagal pengerman," ujarnya.

Lebih lanjut Jusri beranggapan pentingnya penggunaan rem ini juga yang memacu lahirnya teknologi-teknologi terbaru pada rem yang tujuannya untuk mempermudah dan menjamin pengereman yag lebih baik. 

"Oleh karena itu produsen-produsen motor dan mobil fokusnya banyak ke pengeraman, dari yang sebelumnya konstruksi rem adalah tromol terus meningkat menjadi cakram --disc brake. Setelah disc mereka tingkatkan fitur hidroliknya degnan sistem Anti-lock Braking System (ABS). Dari ABS kemudian muncul lagi Braking Distribution, Traction Control, dll. Semuanya bermuara dari rem dan itu membuktikan bahwasannya teknik dan perilalku pengereman itu salah satu yang sulit dilakukan oleh pengguna motor atau mobil," sebut dia.

Teknik pengereman: gunakan hanya rem depan saat melaju kencang

Selain didukung teknologi yang terus berkembang, Jusri juga mengingatkan bahwa ada beberapa teknik pengereman yang perlu dipahami terutama bagi pengendara sepeda motor yang sedikit lebih kompleks.

"Kalau di mobil, rem itu cuman satu, sedehana remnya dan --cenderung lebih- tidak susah. Kalau di motor itu ada rem belakang, rem depan dan ada juga engine brake alias rem mesin," ternganya

Sekarang kapan kita pakai rem belakang? Kapan kita pakai rem depan? Dan kapan dipakai keduanya? 

Menurut Jusri sendiri ada tahapan-tahapan kecepatan tertentu kapan rem ini digunakan. Jika laju sepeda motor di atas 80 km/jam hanya gunakan rem depan saja. Setelah putran roda mulai berkurang dan laju sepeda motor mulai berada pada kisasran 30-80 km/jam, kombinasikan rem depan dan rem belakng sehingga laju putaran roda bisa berkurang lagi. Nah, saat laju kendaraan sudah di bawah 30 km/jam, gunakan hanya rem belakang dan jika dirasa laju kendaraan masih terallu cepat bisa dibantu dengan menurunkukan posisi transmisi kendaraan ke gigi yang lebih rendah untuk memacu engine brake.

Jusri juga menerangkan kalau proporsi kerja dari masing-masing rem tersebut harus dilakukan agar pengereman kendaraan menjadi halus dan bertahap untuk mencegah terjadinya roda terkunci.

"Soalnya kalau ngunci akan menyebabkan traksi roda lepas," tutup dia. 

Apa Reaksi Anda ?

Love
69%

Suka

Laugh
10%

Lucu

Surprised
16%

Kaget

Sad
4%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
185 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
andy mulya 19 October 2018 | 15:45:45

intinya harus mengerti fungsi rem depan dan belakang

Usniatul Ulfa 16 October 2018 | 13:57:01

intinya harus mengerti fungsi rem depan dan belakang

Tang Tua 15 October 2018 | 06:44:21

Iya memang penggunaan rem depan dan belakang harus seimbang kalau tidak seimbang dijamin pasti jatuh

F Aryana 28 September 2018 | 15:51:54

ya kalo ga paham bisa bisa panic brake pake rem depan jungkir balik

Arif Nuryanto 27 September 2018 | 16:49:57

harus imbang rem depan ama rem belakang

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top