
Apakah Anda memiliki memori saat dulu Anda masih berada dalam kandungan ibu Anda? Tentu saja tidak. Itulah kenapa aktivitas bayi dalam kandungan menarik untuk dicermati. Literatur mengatakan bahwa pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika bayi tersebut dilahirkan. Lalu apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara bayi bernafas saat masih dalam kandungan?
Bayi juga tidak bernapas melalui mulut maupun hidungnya, namun ia memenuhi kebutuhannya akan oksigen melalui tali pusar yang terhubung dengan tubuh ibunya. Pertukaran antara karbondioksida dan oksigen pun terjadi pada tali pusar. Dengan kata lain, setelah ibu bernapas, darah ibu yang telah mengikat oksigen akan dialirkan ke janin melalui tali pusar hingga mencapai jantung janin. Kemudian jantung bayilah yang akan memompa darah yang kaya akan oksigen itu ke seluruh tubuh bayi.
Saat bernapas, kita menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Namun, bayi bernafas dalam kandungan dengan menghirup dan mengeluarkan cairan ketuban. Sejak usia tujuh minggu pun, janin sebenarnya sudah melakukan gerakan-gerakan dalam rahim. Gerakan-gerakan dan keberadaan cairan ketuban inilah yang kemudian melatihnya bernapas.
Jadi, meskipun selama masih berupa janin, bayi bernafas dalam kandungan dengan bantuan dari ibunya. Setelah dilahirkan, bayi akan mampu langsung bernafas menggunakan tubuhnya sendiri. Air ketuban yang mengisi paru-parunya saat masih di dalam kandungan pun akan mengering dengan sendirinya setelah ia dilahirkan.
Jika ini merupakan kehamilan pertama Anda, Anda mungkin baru akan merasakan pergerakan dan perkembangan janin Anda setelah minggu ke-16 atau mungkin minggu ke-18. Namun sebenarnya, berdasarkan hasil scan USG, janin Anda telah melakukan beberapa gerakan jauh sebelum minggu itu.
Pergerakan janin yang awalnya lembut, kemudian akan berkembang menjadi cukup kuat hingga membuat Anda bisa merasakannya. Awalnya mungkin Anda hanya merasakan seperti gelitikan kecil, hingga akhirnya bayi mulai mendorong, menendang, bahkan berguling.
Bayi tentu tidak selamanya bergerak, tetap akan ada saat di mana dia tidur dan beristirahat. Seiring berjalannya waktu, Anda mulai akan memahami ritme dari pergerakan bayi Anda. Anda baru sebaiknya panik, bila:
The post Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih Dalam Kandungan? appeared first on Hello Sehat.