Bahaya Tidur Terlalu Lama: Sakit Kepala hingga Kematian

5 Hour's ago by
Bahaya Tidur Terlalu Lama: Sakit Kepala hingga Kematian

Setelah lelah beraktivitas, tidur menjadi kunci untuk memulihkan kondisi badan. Namun selain kurang tidur, tidur terlalu lama atau berlebihan juga menjadi masalah. Kantuk yang berlebihan ternyata merupakan tanda beberapa masalah kesehatan. Tidur terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko banyak penyakit bahkan kematian.

Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh usia dan penuaan, kurang tidur, kualitas tidur, hingga kehamilan. Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur 7-9 jam per hari. Lebih dari itu, dapat dikategorikan kelebihan tidur.

Tidur terlalu lama yang juga dikenal dengan istilah hipersomnia kemungkinan dapat disebabkan oleh beberapa mulai dari masalah tiroid, penyakit jantung, apnea, depresi, narkolepsi, dan pengaruh obat tertentu. Tidur terlalu lama juga dikaitkan dengan beberapa penyakit berikut ini.


1. Diabetes

Penelitian menunjukkan tidur terlalu lama atau kekurang tidur setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes.

2. Obesitas

Studi terbaru menunjukkan orang yang tidur 9-10 jam atau lebih per hari, 21 persen lebih mungkin menjadi gendut dalam enam tahun ketimbang orang yang tidur 7-8 jam per hari. Hasil penelitian ini bahkan tetap sama jika perhitungan ditambahkan dengan makanan dan olahraga.

3. Sakit kepala

Tidur lebih lama dari biasanya dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Para peneliti percaya ini terjadi karena efek yang terjadi pada neurotransmitter di otak termasuk serotonin. Orang yang tidur di siang hari dan kesulitan tidur di malam hari juga bakal merasakan efek yang sama.


4. Depresi

Sebuah penelitian menemukan sekitar 15 persen orang yang tidur lebih lama ternyata memiliki depresi. Kebalikannya, tidur yang cukup secara rutin justru ampuh menyembuhkan depresi.

5. Penyakit jantung

Penelitian dari The Nurses' Health Study, seperti dilansir dari Web MD, menunjukkan perempuan yang tidur 9-11 jam per hari, 28 persen lebih mungkin terkenan penyakit koroner ketimbang yang tidur 8 jam per hari.

6. Kematian

Studi juga mendapati orang yang tidur 9 jam atau lebih memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dibanding yang tidur 7-8 jam per hari. Tidak ada alasan spesifik mengapa ini bisa terjadi. Namun, peneliti berpendapat hal ini berhubungan dengan depresi dan status sosial ekonomi rendah yang menyebabkan peningkatan angka kematian.

Tidur 

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
14 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
wisma nugraha 08 March 2018 | 15:54:15

saya sangat bersependapan dengan anda kawan terimasihh😛😛😜😜😚😛

Topan Cahbumen 26 February 2018 | 15:02:17

tks bermanfaat sekali informasinya

Topan Cahbumen 26 February 2018 | 15:02:15

tks bermanfaat sekali informasinya

rian yakusa 22 February 2018 | 14:25:16

wah bahaya tuh

eom ramdan 22 February 2018 | 12:08:37

sukses selalu

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top