
Uzone.id - Kabar buruk kembali menimpa Honda mobil karena membatalkan proyek pembangunan pabrik mobil listrik di Kanada. Pembatalan ini bikin Honda merugi hingga ratusan triliun di tahun 2026.
Pembangunan pabrik kendraan listrik Honda di kanada sempat digadang-gadang menjadi transisi energi Honda di Amerika Utara.Dikutip dari InsideEVs, Honda membatalkan investasi raksasa senilai 11 miliar dolar AS atau setara Rp179 triliun untuk pembangunan pabrik kendaraan listrik serta fasilitas produksi baterai di Kanada.
Kabarnya proyek ambisius ini tidak dilanjutkan setelah sempat mengalami penundaan selama dua tahun. Keputusan ini diambil karena pasar kendaraan listrik melambat di Amerika Serikat.
Rencana awalnya fasilitas ini dirancang untuk bisa memproduksi hinga 240.000 unit kendaraan listrik per tahun. Bahkan mampu membuat baterai dengan kapasitas mencapai 36 gigawatt-hour per tahun.
Seharusnya pabrik tersebut mulai beroperasi pada tahun 2027 untuk memperkuat posisi Honda dalam melawan raksasa otomotif lokal seperti General Motors dan Ford Motor Company.
Sayangnya pasar kendaraan listrik yang lesu di Amerika Serikat memaksa Honda membekukan proyek tersebut tanpa batas waktu yang ditentukan.
Langkah ini tentu memperpanjang daftar pemangkasan lini kendaraan listrik Honda, mengingat sebelumnya mereka juga sudah menghentikan sejumlah model baru seperti 0 Series SUV, Saloon, hingga Acura RSX.
Bahkan kerja sama pengembangan Acura ZDX dengan General Motors juga berakhir lebih cepat meskipun sudah berjalan selama satu tahun.
Perubahan strategi elektrifikasi yang mendadak dari Honda ini, diprediksi dapat memicu konsekuensi finansial yang lebih besar.
Honda diperkirakan menghadapi potensi kerugian yang besar hingga 15,6 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2026.
Hingga saat ini masih belum ada pernyataan resmi dari perusahaan mengenai kabar pembatalan proyek tersebut, namun langkah ini dinilai sebagai respon perusahaan terhadap dinamika pasar EV dunia yang tak menentu.