
Uzone.id — Anak perusahaan Telkom Indonesia, PT Telin kembali menyelenggarakan acara tahunan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) edisi ke-10 di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali di hari Selasa hingga Jumat (26-29 Agustus 2025).
Seperti tahun-tahun sebelumnya, BATIC 2025 menjadi wadah untuk berkolaborasi hingga menentukan arah masa depan konektivitas di Asia Pasifik. Tak hanya itu, acara ini juga kembali menghadirkan para pemimpin global dalam bidang telekomunikasi dan ekosistem digital.Tahun ini, BATIC membawa tema besar berjudul “Igniting Tomorrow’s Digital Evolution – Change the Way You Connect, Power the Digital Shift” yang mencerminkan peran BATIC dalam mendorong inovasi dan menentukan arah industri.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan bahwa acara BATIC ini menjadi forum kolaborasi industri digital telco lintas negara dan Telkom Group akan terus mengupayakan agar Indonesia berada dalam agenda utama industri telekomunikasi dunia.
“Kami ingin membawa nama Indonesia harum di kancah internasional dengan menjadi penggerak ekosistem digital regional. Untuk mencapai itu, kami berkomitmen mengantisipasi setiap transformasi, baik dari sisi teknologi maupun kebutuhan pelanggan, dengan solusi yang tepat sasaran melalui kolaborasi bersama mitra dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Direktur Wholesale & International Services Telkom Honesti Basyir mengatakan bahwa BATIC adalah ruang nyata untuk membangun kesepakatan dan memperkuat ekosistem industri.
Menurutnya, acara BATIC ini memperkuat posisi transformasi Telkom dan menegaskan bahwa mereka bukan hanya pemain domestik tetapi juga regional dan global.
“Dari berbagi ide, membangun kesepakatan bisnis, hingga bersama menghadapi tantangan teknologi, inisiatif ini tidak hanya baik bagi Telin tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi digital tidak hanya di Indonesia namun juga regional,” jelas Honesti.
Diikuti kurang lebih 50 negara, acara BATIC ini menghadirkan rangkaian diskusi menarik dalam 2 sesi konferensi. Di hari pertama, konferensi mengangkat topik Laying the Digital Foundation dan sesi yang kedua bertajuk Unveiling Technology in Shaping Today’s World.
Di sesi-sesi ini, para pembicara memberikan wawasan mendalam kepada peserta mengenai infrastruktur bawah laut, edge computing, manajemen traffic berbasis Artificial Intelligence, serta teknologi baru yang menjadi kunci masa depan industri.
Diskusi di hari kedua akan mengangkat tema “Unveiling Technology in Shaping Today’s World” yang akan membahas pemanfaatan teknologi baru dalam mempercepat evolusi digital.
Selain konferensi, BATIC 2025 juga menghadirkan eksibisi dari perusahaan teknologi dan telekomunikasi terkemuka, forum eksekutif, serta pengalaman networking untuk mewujudkan tujuan mereka, yaitu berkolaborasi.
Para peserta bisa mengikuti berbagai aktivitas sosial dan budaya yang menampilkan warisan kekayaan budaya Bali.
Sejak pertama kali digelar, BATIC sendiri semakin berkembang dari yang awalnya hanya pertemuan regional kini terus meluas menjadi ajang pertemuan se-Asia Pasifik.
Dalam sepuluh tahun terakhir jumlah peserta juga meningkat hingga lima kali lipat, menjadikannya pasar yang dinamis bagi pembentukan aliansi strategis, kerja sama teknologi, dan bisnis antar negara.
“BATIC adalah tempat terjalinnya koneksi strategis, sebuah platform regional untuk kolaborasi ekosistem digital terpercaya di mana inovasi dan bisnis bertemu,” kata CEO Telin Budi Satria Dharma Purba.