
Uzone.id - Dulu saat pertama kali Honda melahirkan City Hatchback sebagai penerus Honda Jazz, setidaknya nama 'Jazz' bisa-bisa saja tetap digunakan. Tapi Honda tidak melakukannya.
Jadilah Honda City Hatchback memikul beban berat menghilangkan bayang-bayang nama besar Honda Jazz dan gagal, karena tahun 2026 ini produksinya harus di stop sementara.PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menghentikan produksi Honda City Hatchback di Indonesia yang pertama kali meluncur pada kuartal pertama 2021.
Honda City Hatchback muncul di pasar domestik terjadi hanya beberapa bulan setelah produksi Honda Jazz dihentikan.
Pada tahun pertama peluncurannya di Indonesia, model ini berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 6.942 unit.
Namun, tren positif tersebut tidak bertahan lama. Setelah mencapai angka 9.642 unit pada tahun 2022, penjualan City Hatchback mulai menunjukkan penurunan tajam. Angka ini merosot drastis menjadi hanya 2.880 unit sepanjang tahun 2023.
Penjualan semakin terpuruk pada tahun berikutnya, di mana Honda City Hatchback hanya mampu menembus total 454 unit. Mayoritas penjualan yang minim ini disumbangkan oleh varian RS terbaru yang diluncurkan pada awal 2025.
Menurut data yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi terakhir City Hatchback tercatat pada Maret 2025 dengan jumlah 120 unit. Sementara itu, distribusi unit dari pabrik ke jaringan dealer (wholesales) dilaporkan terakhir kali terjadi pada Juli 2025.
Penjelasan Resmi dari PT HPM
Direktur Penjualan, Pemasaran, dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, mengonfirmasi bahwa produksi City Hatchback telah dihentikan.
"Kami memang sudah menghentikan produksinya. Namun, unit-unit masih tersedia untuk penjualan karena stok masih ada di dealer-dealer," jelas Billy beberapa waktu lalu di Jakarta.
Billy menambahkan bahwa penghentian ini disebabkan oleh melemahnya permintaan pasar terhadap jenis mobil hatchback belakangan ini.
Meskipun produksi telah dihentikan sejak tahun lalu, Billy tidak merinci tanggal pasti penghentian tersebut.
Lebih lanjut, Billy menekankan bahwa penghentian ini bukan berarti model tersebut sepenuhnya dihentikan--sambil menegaskan tidak boleh menyebutnya discontinue total seperti yang terjadi pada Honda Jazz dan Freed.
Ia menyatakan bahwa HPM tetap membuka peluang untuk menjual kembali City Hatchback generasi terbaru di masa mendatang.
"Kita akan melihat perkembangan pasar. Jika memang ada kebutuhan dan keinginan pasar, mengapa tidak (diproduksi lagi di masa depan)," tutupnya.