Home
/
Automotive

BBM Subsidi Dipakai Orang Mampu, Bahlil Siapkan Aturan Pembatasan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengkritik pengguna BBM subsidi dari kalangan mampu dan mobil mewah, mendesak kesadaran serta regulasi agar subsidi tepat sasaran.

BBM Subsidi Dipakai Orang Mampu, Bahlil Siapkan Aturan Pembatasan

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Fenomena peralihan pengguna kendaraan dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi (Pertalite) meningkat setelah harga Pertamax naik.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti orang mampu, termasuk pemilik mobil mewah, yang ikut menggunakan BBM subsidi.
  • Bahlil mengimbau keras masyarakat mampu untuk tidak mengambil jatah BBM subsidi, menegaskan bahwa subsidi seharusnya tepat sasaran bagi yang membutuhkan.
  • Pemerintah sedang mempertimbangkan penerbitan regulasi baru untuk membatasi konsumsi BBM subsidi oleh mereka yang tidak berhak.

Uzone.id - Fenomena beralihnya pengguna kendaraan dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi tengah menyita perhatian. Bahkan Bahlil akan membuat regulasi baru jika masih banyak orang mampu yang nakal pakai BBM subsidi.

Sejak harga bahan bakar seperti Pertamax mengalami kenaikan, tak sedikit pemilik kendaraan yang memilih shifting atau pindah menggunakan Pertalite.

Sayangnya, aksi hemat ini kerap dimanfaatkan juga oleh mereka yang berkecukupan, bahkan para pemilik mobil mewah sekelas BMW.

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Beliau secara tegas meminta para pemilik mobil mewah untuk berhenti mengambil jatah BBM subsidi dan mendesak mereka agar lebih menyentuh hati nurani saat mengisi bahan bakar.




Dikutip dari CNBC, Sabtu (19/9), Bahlil memberikan himbauannya secara langsung kepada masyarakat kelas atas yang mampu membeli BBM nonsubsidi.

"Persoalan shifting, dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, mohonlah kita pakai hati juga," kata Bahlil.

Menurutnya, bahan bakar bersubsidi sudah seharusnya dinikmati oleh kalangan yang benar-benar membutuhkan.





"Janganlah kita pakai BBM subsidi. Itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran," tegasnya.

Melihat makin maraknya aksi penyaluran BBM yang kurang tepat sasaran, Bahlil mengklaim bahwa pihaknya saat ini sedang mempertimbangkan rencana penerbitan regulasi khusus untuk membatasi peralihan konsumsi BBM tersebut.

Meski demikian, sembari menunggu regulasi rampung, penyampaian imbauan kepada para pengguna kendaraan di Indonesia tetap menjadi langkah awal yang sangat penting.




"Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomong ini dulu, kalau regulasi itu kan butuh proses. Tapi imbauan ini penting," ungkap Bahlil.

Sebagai pejabat publik, Bahlil juga mengaku tak pernah membeli maupun menggunakan BBM bersubsidi. Ia tak bosan-bosannya mengingatkan agar warga yang berkecukupan tahu diri dan memprioritaskan hak masyarakat yang kurang mampu.

"Kalau contoh kayak saya, masa sih saya pakai BBM subsidi. BBM subsidi itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, mbok pakai hatilah," tuturnya.

"Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka, jangan yang mampu yang mengambilnya," tutup Bahlil penuh harap.

FAQ Artikel

Mengapa terjadi peningkatan penggunaan BBM subsidi?

Peningkatan penggunaan BBM subsidi terjadi karena banyak pemilik kendaraan beralih dari BBM nonsubsidi (seperti Pertamax) ke Pertalite setelah harga bahan bakar nonsubsidi mengalami kenaikan.

Siapa yang disoroti oleh Menteri ESDM terkait penggunaan BBM subsidi?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti orang mampu, termasuk para pemilik mobil mewah sekelas BMW, yang ikut memanfaatkan BBM subsidi padahal mereka mampu membeli BBM nonsubsidi.

Apa imbauan Menteri Bahlil terkait penggunaan BBM subsidi?

Bahlil Lahadalia mengimbau keras para pemilik mobil mewah dan masyarakat mampu untuk berhenti mengambil jatah BBM subsidi dan lebih menyentuh hati nurani, karena BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi kalangan yang benar-benar membutuhkan.

Apakah pemerintah akan mengeluarkan regulasi baru terkait pembatasan BBM subsidi?

Ya, Bahlil mengklaim pihaknya sedang mempertimbangkan rencana penerbitan regulasi khusus untuk membatasi peralihan konsumsi BBM subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article
BBM Subsidi Dipakai Orang Mampu, Bahlil Siapkan Aturan Pembatasan