icon-category Technology

Beberapa Dokumen Rahasia Milik Amerika Serikat Ini Dibocorkan WikiLeaks

  • 19 May 2019 WIB
Bagikan :

Situs Wikileaks telah mengungkap rahasia Amerika Serikat dan mempertahankan akurasi 100 persen selama 12 tahun.

Pendirinya, Julian Assange, belum lama ini ditangkap setelah cukup lama bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London. Berikut adalah beberapa dokumen paling terkenal yang sudah diungkap oleh Wikileaks, dikutip dari Russia Today.

Collateral Murder (2010)

Julian Assange
www.latimes.com

Collateral Murder adalah rekaman perang Irak yang diungkap oleh Wikileaks. Collateral Murder memperlihatkan helikopter Apache AS menembak mati 12 orang sipil termasuk dua orang staf Reuters. Collateral Murder ini termasuk yang paling banyak dibicarakan dan signifikan.

Perilisan Collateral Murder ini dinilai sebagai kebocoran terbesar dalam sejarah militer AS yang memuat ratusan ribu dokumen Perang Irak dan Afghanistan. Collateral Murder ini diperoleh Assange dari mantan Analis Intelijen Angkatan Darat Chelsea Manning. Akibat memberikan dokumen rahasia kepada Assange, Manning pun menjalani tujuh tahun hukuman dari total 35 tahun masa hukumannya.

Kabel diplomatik AS (2010-2011)

Donald Trump
www.politico.com

Wikileaks juga membuat kehebohan dengan merilis dokumen rahasia AS, yakni 250 ribu lebih kabel diplomatik Departemen Luar Negeri AS dari kedutaan besar di seluruh dunia. Dokumen tersebut mengungkap rahasia AS, salah satunya adalah AS ternyata mematai-matai Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon, dan perwakilan Dewan Keamanan PBB.

Kabel diplomatik itu pun menunjukkan Kanselir Jerman Angela Merkel sebagai orang yang kurang kreatif, sedangkan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy digambarkan sebagai sosok yang otoriter dan rentan. Presiden Barack Obamma dinasihati agar dukungan dari Sarkozy untuk perang di Afganistan diamankan dengan “sanjungan”.

Partai Konservatif Inggris pun masih terkait dengan kabel diplomatik ini. Mereka merasa malu karena mereka ternyata berjanji akan menjalankan rezim pro-Amerika dan akan membeli lebih banyak senjata kepada AS ketika mereka berkuasa.

Baca Juga: Sebarkan Informasi Rahasia Amerika Serikat, Julian Assange Jadi Orang Paling Diburu

Email Hillary Clinton (2016)

Donald Trump
www.nbcnews.com

Satu minggu sebelum Hillary Clinton menjadi calon presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2016 lalu, WikiLeaks mempublikasikan ribuan email yang membuktikan bahwa para tokoh partai senior sudah bekerja sama memastikan senator Bernie Sanders tidak memenangkan nominasi. Kebocoran ini pun membuat Ketua Komite Nasional Demokrat (DNC) Debbie Wasserman-Schultz mengundurkan diri.

Kemudian beberapa minggu sebelum pemilihan, Wikileaks kembali merilis email denngan jumlah lebih banyak dan menyudutkkan Clinton. Salah satunya menunjukkan kontributor CNN Donna Brazile (pengganti Debbie Wasserman-Schultz) memberikan pertanyaan kepada Clinton yang sudah disiapkan untuk debat.

Itulah beberapa dokumen yang dirilis Wikileaks dan membuat Julian Assange menjadi orang paling diburu di AS. Assange dianggap sebagai orang yang berbahaya karena telah membuat keamanan dan stabilitas AS terancam.

Setelah Assange ditangkap, muncul ketakutan dari Amnesty International jika Assange diekstradisi ke AS. Menurut Amnesty International, Assange kemungkinan akan mendapatkan pelanggaran HAM, seperti kondisi penahanan yang melanggar HAM, penyiksaan, dan perlakuan buruk lainnya. Belum lagi persidangan yang tidak adil dan vonis hukuman mati pun masih membayangi Assange.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini