
Sakit tenggorokan, dalam hal ini radang tenggorokan erat kaitannya dengan radang amandel. Meski sekilas keduanya memiliki gejala yang hampir sama, tapi radang tenggorokan dan amandel merupakan penyakit yang berbeda. Apa bedanya? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini.
Penyakit radang tenggorokan akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena tenggorokan terasa sakit atau panas, sehingga membuat Anda jadi kesulitan untuk menelan makanan.
Radang amandel adalah peradangan yang terjadi pada amandel atau kelenjar tonsil, yaitu salah satu kelenjar yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk menangkap dan membunuh kuman pada saluran pernapasan. Penyebab radang amandel pada umumnya adalah infeksi virus dan selebihnya disebabkan karena bakteri.
Beberapa infeksi virus yang sering menyebabkan radang amandel seperti influenza, coronavirus, adenovirus, Epstein-Barr virus, dan herpes simplex virus. Sedangkan radang amandel yang disebabkan oleh bakteri seringnya karena terinfeksi bakteri dari group A Streptococcus, yang juga jadi penyebab radang tenggorokan.
Meski kedua penyakit ini sama-sama membuat rasa sakit dan tidak nyaman di bagian tenggorokan, namun ada beberapa gejala yang bisa jadi pembeda antara radang tenggorokan dengan amandel.
Orang yang mengalami radang tenggorokan umumnya akan merasakan:
Sedangkan orang yang mengalami radang amandel umumnya akan merasakan:
Cara terbaik untuk membedakan dan mengobati kedua jenis peradangan ini adalah dengan langsung periksa ke dokter. Mengetahui penyebab sakit tenggorokan akan sangat membantu Anda menyembuhkan penyakit. Setelah periksa ke dokter, Anda juga bisa melakukan hal-hal berikut.
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala sakit tenggorokan di antaranya:
Sakit tenggorokan biasanya akan mereda dengan sendiri dalam waktu kurang dari seminggu. Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda rasa nyeri yang dijual bebas di toko obat seperti ibuprofen. Namun, jika kondisi Anda tidak membaik selama lebih dari 7 hari dan disertai demam di atas 38°C segera konsultasi ke dokter agar tidak berakibat lebih parah.
Meski sebagian besar kasus radang amandel tidak tergolong serius, namun Anda tetap disarankan menemui dokter jika mengalami gejala yang berlangsung lebih dari 4 hari dan tidak menunjukan tanda-tanda pemulihan, atau gejala justru semakin parah.
Jika radang amandel disebabkan oleh bakteri, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menghilangkan infeksi tersebut. Tapi jika disebabkan oleh virus, maka diusahakan untuk banyak minum air putih, mengonsumsi makanan yang lunak, serta diberikan obat untuk mengurangi gejala yang ada seperti ibuprofen atau parasetamol.
Pada beberapa kasus radang amandel yang sudah tergolong parah, sering kambuh, atau tidak bisa lagi diatasi dengan obat, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut.
The post Membedakan Sakit Karena Radang Tenggorokan dan Radang Amandel appeared first on Hello Sehat.