
-
Sudah 25 tahun bunga Rafflesia arnoldii ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia. Penetapan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 4 tahun 1993.
Sebagai bunga nasional, Rafflesia arnoldii diberi gelar puspa langka. Dalam bahasa Indonesia, Rafflesia arnoldii disebut juga sebagai padma raksasa.
Bunga ini memiliki ukuran yang sangat besar. Bunga ini bahkan dinobatkan sebagai bunga terbesar di dunia. Dengan kelopak yang berwarna merah terang dan motif bunga parasit ini memiliki bau busuk yang sangat menyengat.
Lihat juga:Bunga Langka Mekar di Bengkulu |
Bunga ini tersebar di area hutan pegunungan Jawa Barat, hutan dataran rendah pantai selatan Jawa Barat, dan Jawa Tengah, Taman Nasional Meru Betiri, Kebun Raya Bogor, dan hutan tropis di Sumatera. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan kini ditetapkan sebagai pusat konservasi Rafflesia arnoldii.
Beberapa jenis bunga Rafflesia yang tumbuh di Indonesia adalah Rafflesia arnoldii (Sumatera Barat, Bengkulu, dan Aceh), R. borneensis (Kalimantan), R. cilliata (kalimantan Timur), R. horsfilldii (jawa), R. patma (Nusa Kambangan dan Pangandaran), R. rochussenii (Jawa Barat), dan R. contleyi (Sumatera bagian Timur).
|
Foto: Thinkstock/amedved
Bunga bangkai |
Bunga bangkai
Berbeda dengan bunga Rafflesia arnoldii, bunga bangkai memiliki batang yang menjulang sehingga bunganya tidak menempel dengan permukaan tanah.
Saat mekar, bunga bangkai terlihat seperti bunga terompet dengan bagian tengah yang lebih tinggi di banding bagian kelopaknya.
Titan arum atau bunga bangka bisa tumbuh dengan tinggi sampai empat meter dan diameter sekitar 1,5 meter. Beberapa tahun lalu, pada 2004, Kebun Raya Cibodas pernah mengumumkan bahwa bunga bangkai yang mekar mencapai tinggi 3,17 meter.
Jika bunga Rafflesia arnoldii adalah bunga parasit, maka bunga bangkai adalah bunga yang hidup di atas umbinya sendiri.
Bunga bangkai mengalami dua fase hidup yang muncul secara bergantian yaitu fase vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual).