icon-category Travel

Belum Bisa Dikendalikan, Kebakaran Bromo Meluas hingga 70 Hektare

  • 03 Sep 2018 WIB
Bagikan :

Kebakaran Bromo meluas hingga mencapai 70 hektare. Sulitnya medan dan faktor cuaca membuat api sulit dikendalikan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lereng Gunung Bromo Probolinggo masih belum bisa dikendalikan. Faktor cuaca, kondisi medan hingga keterbatasan air membuat api sulit dipadamkan, sehingga kebakaran meluas mencapai 70 hektare.

Berdasarkan infomasi yang diterima wartabromo.com, hingga Senin (3/8) siang, api yang membakar hutan dan lahan di bukit Teletubies dan Padang Sabana Gunung Bromo masih membara. Api sudah menjalar hingga sisi utara atau daerah Pengol. Bahkan, merambat ke arah Barat menuju kawah Bromo. 

“Masih membara, sudah dekat kawah bromo,” ujar Sunarip, salah satu relawan.

Dengan peralatan terbatas, puluhan petugas dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polri, TNI dan relawan pun turun mencoba memadamkan api. Namun, proses pengendalian api berjalan lamban. Sebab, lahan yang terbakar merupakan tanaman kering, ditambah tiupan angin kencang. Apalagi, titik api berada di medan terjal perbukitan serta ketersediaan air untuk memadamkan api cukup terbatas sehingga membuat petugas kesulitan memadamkan api.

Meski jauh dari pemukiman penduduk, proses pemadaman akan terus dilakukan hingga titik api benar-benar padam. 

“Kami mencoba membuat sekat, agar kebakaran tidak meluas, termasuk membuat api tandingan,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Wisata TNBTS, Sarmin.

Diketahui, titik api yang membakar bukit Teletubies dan Padang Sabana, terjadi sejak Sabtu (1/9) lalu. Kebakaran ini terus meluas meski proses pemadaman terus dilakukan. Belum diketahui pemicu munculnya titik api di kawasan konservasi ini. 

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini