
Uzone.id — Ketika kita menyimpan kontak orang lain di WhatsApp, mereka akan memiliki warnanya sendiri–apalagi ketika mereka tidak menggunakan foto profil sendiri.
Baru-baru ini, beredar di media sosial kalau setiap warna foto profil WhatsApp memiliki maknanya masing-masing. Misalnya, jika profil berwarna hijau gelap, maka kontak tersebut tidak menyimpan nomor kalian.Jika berwarna biru, maka kontak tersebut pernah memblokir kalian, warna merah artinya jarang chattingan dan warna hijau muda artinya pernah sering chattingan namun kini sudah jarang mengobrol.
Hal ini menimbulkan banyak perdebatan, ada yang percaya ada juga yang bilang kalau arti soal warna-warni profil ini adalah hoaks.
Menurut keterangan dari Meta AI yang ada di WhatsApp, warna-warni di profil ini tidak memiliki arti khusus. 5 warna tersebut biasanya diatur secara default apabila kalian tidak menggunakan foto profil.
“Enggak, warna di profil WhatsApp nggak punya arti rahasia. WhatsApp nggak pakai warna buat nunjukin hal-hal kayak gitu demi privasi. Sudah dibantah juga: warnanya cuma acak/default aja,” kata Meta AI.
Memperkuat ucapan dari Meta AI, kabar ini juga sudah dibantah oleh pengamat siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.
“Warna foto profil WA ternyata punya arti? Beredar broadcast yang menyatakan warna profil WhatsApp ada artinya. Hati-hati, itu adalah hoaks yang bisa merusak hubungan dengan orang terdekat,” katanya dalam akun resmi Alfons.
Ia melanjutkan, “Warna yang muncul di foto profil kontak WA itu dipilih secara acak oleh WhatsApp khusus untuk kontak yang nggak punya foto profil. Nggak ada hubungannya sama siapa yang blokir, siapa yang simpan nomor, atau intensitas chat kamu sama mereka.”
Alfons pun menghimbau masyarakat untuk tidak percaya pada arti-arti tersebut karena hal ini berpotensi membuat keresahan baru dan membuat hubungan dengan orang-orang terdekat menjadi bermasalah.
“Yang bikin makin serem, banyak yang udah salah sangka ke teman atau keluarga gara-gara percaya info ini. Padahal yang "dituduh" nggak lakuin apa-apa. Jangan sampai hubungan rusak cuma gara-gara hoax!” tegasnya.