Technology

Bener Gak sih, Instagram Suka ‘Nguping’ Pengguna Lewat Mikrofon Ponsel?

  • 28 June 2019
  • Bagikan :

    (Ilustrasi Instagram)

    Uzone.id Nguping ternyata gak cuma pakai telinga, tapi juga bisa lewat mikrofon ponsel? Heleh…

    Ada sebuah ilustrasi nih, gaes.

    Habis scrolling di Instagram, perempuan bernama Adia kembali berbincang dengan kedua orang temannya, ngobrol soal skin care murah. Gak lama, Adia kembali buka Instagram dan… tiba-tiba muncul iklan perawatan wajah yang baru aja diobrolin. Jeng jeng

    Pengalaman horor kini gak melulu soal hantu atau kejar-kejaran zombie. Tapi merasa dipantau oleh aplikasi media sosial jadi salah satunya.

    Pengalaman tersebut gak cuma terjadi pada Adia. Banyak pengguna Instagram yang juga mengalami, sampai-sampai ada yang meyakini kalau Instagram itu bisa ‘nguping’ percakapan pengguna meskipun sedang gak buka aplikasinya.

    Baca juga: Instagram Jiplak Fitur Andalan TikTok

    ‘Teori’ ini juga menganggap, kemampuan nguping ini berasal dari sambungan mikrofon ponsel. Alhasil, iklan-iklan yang ditampilkan di platform Instagram lebih sesuai dengan minat si pengguna.

    Facebook sebagai perusahaan induk Instagram sudah berulang kali membantah kalau aplikasi berbagi foto dan video itu bisa menguping percakapan pengguna.

    Nah, bagi yang penasaran dengan ‘fenomena’ satu ini, pimpinan Instagram Adam Mosseri akhirnya angkat bicara.

    Mosseri kala itu sedang diwawancara di program ‘This Morning’ dari sebuah stasiun TV Amerika Serikat. Saat ditanya isu ini, sudah ketebak apa yang akan dikatakannya: Mosseri gak mengakui kalau Instagram bisa nguping.

    Baca juga: IGTV Sekarang Bisa Format Horisontal

    Tapi, dia memberi dua penjelasan dari ‘fenomena’ ini.

    Pertama, menurutnya itu persoalan dumb luck alias kebetulan semata.

    Kedua, pengguna secara sadar atau gak, baru-baru saja mengakses konten yang diminati.

    “Misalnya, kalian suka banget sama makanan dan restoran. Kalian lihat sebuah restoran di Facebook atau Instagram, terus mengakses atau mengeksplornya. Itu adalah top of mind,” kata Mosseri.

    Sederhananya, Mosseri percaya bahwa konten yang ‘mendadak’ muncul itu pada dasarnya berasal dari aktivitas eksplor atau pencarian sebelumnya, namun di bawah alam sadar, pengguna meyakini itu semua muncul karena perbincangan yang didengar Instagram. Itu semuanya berada di daya ingat pengguna.

    Penjelasan tersebut minimal cukup logis, terlebih mengingat algoritma Instagram yang mengatur konten memang akan sesuai minat dan seberapa sering pengguna mengaksesnya.

    Jadi… bagi yang masih curigaan dengan Instagram, sudah terjawab belum?