
Uzone.id - Bagi yang sudah tidak percaya dengan BBM Pertamina, kini tak bisa berkutik. Dengan terpaksa harus mengisi BBM di SPBU milik BUMN tersebut, karena stok di SPBU Swasta sudah benar-benar habis.
SPBU Swasta baik Shell, BP, ataupun Vivo sudah tidak memiliki stok BBM, hanya menyisakan BBM jenis Diesel saja yang masih dijual hingga saat ini.Ketiga merek SPBU Swasta itu pun memberikan keterangan bahwa mereka tidak lagi memiliki stok bensin baik RON 92, RON 95, maupun RON 98.
Vivo telah mengumumkan stok BBM di SPBU mereka sudah habis, hanya menyisakan Diesel Primus Plus saja. Pengumuman ini pun diunggah di media sosial Instagram mereka.
"Mohon maaf kepada pelanggan setia kami, Saat ini BBM Jenis bensin (Revvo90, Revvo92, dan Revvo95) belum tersedia di seluruh lokasi SPBU VIVO. Untuk pengguna produk Diesel berkualitas, Diesel Primus Plus masih tersedia di lokasi SPBU VIVO," dikutip dari akun Instagram resmi Vivo.
Bahkan BBM di SPBU Shell sudah habis lebih dahulu dibandingkan yang lain, produk seperti Super, V-Power, dan V-Power Nitro+ sudah tidak bisa dijual lagi karena tidak ada stok.
Shell sendiri belum bisa memastikan sampai kapan stok BBM mereka akan terus seperti ini, namun di SPBU mereka masih tersedia BBM jenis Diesel.
"Produk BBM Shell jenis bensin (Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+) saat ini belum tersedia di jaringan SPBU Shell. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar produk BBM jenis bensin kembali tersedia di jaringan SPBU Shell sesegera mungkin sesuai dengan standar keselamatan operasional dan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell secara global. Saat ini, SPBU Shell tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan BBM Shell V-Power Diesel," tulis Shell di situs resminya.
Sama seperti Vivo dan Shell, BP juga mengumumkan kalau stok BBM mereka juga sudah kering. Pihak BP pun meminta maaf dan mengusahakan agar stok produk mereka bisa kembali normal.
"Untuk saat ini tidak tersedia BP 92 dan BP Ultimate. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, kami sedang mengusahakan agar pasokan BBM kembali normal. Terimakasih," dikutip dari akun Instagram resmi BP Indonesia saat menjawab pertanyaan warganet mengenai stok BBM.
Perlu diketahui, kelangkaan stok BBM di SPBU swasta sudah berlangsung sejak akhir Agustus 2025 kemarin. Namun beberapa SPBU masih memiliki stok, sehingga belum dinyatakan benar-benar habis.
Kelangkaan stok BBM di SPBU swasta dikarenakan kuota impor yang mereka miliki sudah dipakai sepenuhnya, meskipun sudah dinaikan jumlahnya untuk tahun 2025 ini.
Pemerintah pun meminta kepada SPBU swasta untuk membeli BBM dari Pertamina agar membuat stok mereka kembali normal. Pihak SPBU swasta pun menyetujui dengan syarat produk yang mereka beli adalah base fuel, agar bisa diracik sesuai formula masing-masing.
Namun pihak Pertamina sempat melanggar perjanjian dagang dengan mengimpor BBM yang memiliki kandungan etanol 3,5 persen.
Kabar terbaru, pihak Pertamina siap untuk menyuplai BBM lagi ke SPBU swasta, tepatnya BP dan Vivo dalam waktu dekat.
Sementara Shell, tampaknya masih melakukan korrdinasi dengan kantor pusat sehingga belum terdapat pembicaraan mengenai pembelian BBM dari Pertamina.