
-
Di samping menjalani pola diet sehat dan olahraga yang teratur, ternyata ada satu cara mudah yang bisa mempercepat proses penurunan berat badan Anda — berjemur sinar matahari pagi. Lho, apa hubungannya?
Hasilnya, peneliti menemukan bahwa sel-sel scWAT cenderung mengalami penyusutan akibat terkena paparan sinar matahari yang disebut sinar biru, yaitu jenis cahaya bisa meningkatkan fokus dan suasana hati sepanjang hari. Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Scientific Reports.
Studi lain yang dilakukan oleh Northwestern University Feinberg School of Medicine juga menyatakan hal yang serupa. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plos One ini menemukan bahwa orang yang sering terkena sinar matahari di pagi hari memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih lebih rendah bila dibandingkan dengan mereka yang sedikit atau sama sekali tidak mendapatkan paparan sinar matahari. Mengapa bisa begitu?
Hal ini terjadi karena berjemur di bawah paparan sinar matahari pada pagi hari membantu menyelaraskan jam biologis tubuh dengan mengirimkan sinyal ke otak bahwa pagi hari adalah waktunya untuk bangun dan malam hari adalah waktunya untuk tidur. Pola tidur yang stabil akan membantu metabolisme tubuh berjalan lebih efisien, sehingga dapat membantu penurunan berat badan.
Selain itu, secara alami, sinar matahari di pagi hari lebih kuat dibanding sinar matahari di sore hari. Pasalnya, sinar matahari pagi memiliki cahaya biru yang lebih kuat sehingga bisa memengaruhi jam biologis tubuh atau irama sirkadian Anda.
Paparan sinar matahari yang cukup juga dapat membantu tubuh lebih banyak memproduksi hormon mood bahagia serotonin yang ikut meningkatkan semangat dan motivasi Anda untuk hidup sehat.
Terlalu banyak paparan sinar matahari memang membahayakan bagi tubuh karena dapat menyebabkan kanker kulit. Sebenarnya tidak ada patokan resmi seberapa banyak atau berapa lama Anda harus terpapar sinar matahari. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda hanya perlu terpapar sinar matahari setidaknya 5-15 menit di lengan, tangan, dan wajah untuk dua sampai tiga kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya, terutama bagi Anda yang memiliki kulit putih pucat.
Untuk wilayah Indonesia, waktu berjemur yang direkomendasikan adalah mulai pukul 10 pagi hingga jam 2 siang. Menurut para ahli, Anda dianjurkan berjemur selama 15-30 menit antara pukul 7-10 pagi untuk mendapatkan manfaat sinar matahari pagi yang paling maksimal.
Anda juga tidak hanya harus berdiam diri saat berjemur. Lakukanlah aktivitas lain seperti jalan santai, duduk sambil membaca buku di area terbuka, menyiram bunga, mencuci kendaraan, menyapu halaman rumah, dan lain sebagainya yang bisa semakin membakar kalori harian Anda.
Berjemur di bawah sinar matahari pagi tentu tidak otomatis memangkas angka di timbangan Anda. Agar program diet Anda berjalan efektif, berikut ini beberapa cara lain yang harus Anda lakukan selain berjemur di pagi hari.
The post Psstt… Berjemur Sinar Matahari Pagi Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan! appeared first on Hello Sehat.