.jpg%3Fdownload%3Dfalse%26resolution%3DHD&w=1920&q=75)
“Platform gaming ini akan mengubah cara orang bermain game.”
Uzone.id - Begitu kata Rolly Edward, CEO Skyegrid, membuka acara uji coba (beta testing) Skyegrid kepada sejumlah media.
Apa yang dikatakan oleh Rolly, tentu saja mengunggah para gamers, karena seolah terdapat kubu-kubuan, antara pemain game di konsol dan PC. Malah kini bertambah menjadi game mobile.
“Dulu orang ingin bermain game harus pergi ke tempat khusus untuk bisa menikmati arcade game berbasis koin. Kita di sini mengenalnya sebagai dingdong,” kata Rolly.
Empat dekade berlalu, game ini pun mulai dibawa ke rumah, yang didobrak oleh Sony (Playstation) dan Microsoft (Xbox).
“Dari situ muncul game-game kelas AAA (Triple A) yang tersedia di konsol game PS, Xbox atau PC spesifikasi tinggi,” katanya.
Menariknya, kata Rolly, dominasi keduanya terlalu lama, belum ada sesuatu yang baru lagi. Memang Nintendo Switch tidak bisa dikesampingkan, tapi itu belum cukup.
Dominasi ini memuncul tantangan dan peluang baru, karena menurut dia, tidak semua orang mampu atau mau membeli kaset game yang harganya tak tergolong murah.
