BGN Siapkan Aplikasi Rating MBG, Sekolah Bisa Nilai Menu Makanan
Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating bagi kepala sekolah dan guru untuk menilai layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Highlight Artikel
- Badan Gizi Nasional (BGN) sedang menyiapkan aplikasi rating untuk menilai layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap sekolah.
- Aplikasi ini memungkinkan kepala sekolah dan guru memberikan rating dan catatan kepada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
- Penilaian mencakup kualitas menu MBG, ketepatan waktu pengiriman, dan masalah lain yang ditemukan saat makanan dibagikan.
- Tujuan utama aplikasi ini adalah mendapatkan masukan langsung dari sekolah untuk perbaikan kualitas layanan dan keamanan pangan.
Uzone.id — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah
menyiapkan aplikasi untuk menilai layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap
sekolah. Nantinya, kepala sekolah dan guru dapat memberikan rating serta
catatan yang ditujukan bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang
melayani sekolah mereka.
Penilaian yang disediakan di aplikasi ini menyangkut kualitas menu MBG yang disajikan ke setiap siswa, ketepatan waktu pengiriman, atau persoalan lain yang ditemukan saat makanan dibagikan kepada siswa.
“Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada
Bapak-Ibu kepala sekolah, seperti di (aplikasi) ojek online, seperti di GoFood,
yang kemudian Bapak-Ibu guru itu bisa ngasih bintang, bisa ngasih catatan
terhadap si dapur itu,” kata Sudaryono dalam keterangan resminya, dikutip
Selasa, (29/09).
Sejauh ini, BGN belum menyebut kapan aplikasi rating MBG
akan tersedia untuk digunakan sekolah. Tak hanya itu, rincian mengenai aplikasi
ini juga belum disampaikan karena masih dalam tahap persiapan.
Menurut Sudaryono, aplikasi ini menjadi sangat penting
karena sekolah menjadi pihak yang merasakan langsung layanan MBG setiap
harinya.
Karena itu, kepala sekolah dan guru dapat memberi tahu BGN
jika makanan datang terlambat, menu dinilai kurang baik, atau ada layanan SPPG
yang tidak sesuai.
“Apakah menunya jelek, apakah suka terlambat, apakah kemudian lain sebagainya itu bisa kemudian diberi bintang, kemudian dikasih catatan,” ujarnya.
Selain itu, Sudaryono juga meminta sekolah tidak ragu
melaporkan masalah dalam pelaksanaan MBG termasuk menyampaikan lebih dulu soal
keluhan kepada SPPG.
Jika persoalannya tidak kunjung diperbaiki, laporan tersebut
bisa diteruskan kepada BGN melalui email yang telah disediakan.
“Kami ingin lebih banyak mendapatkan feedback dari Bapak-Ibu
kepala sekolah semua. Dan saya minta dan saya mohon kepada Bapak-Ibu kepala
sekolah untuk tidak segan-segan melaporkan itu kepada kami,” tegasnya.
BGN menyatakan akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan
oleh setiap sekolah terutama yang berkaitan dengan ketidaksesuaian standar
layanan dan keamanan pangan.
Sudaryono berharap masukan tersebut membantu BGN mengetahui
persoalan di tiap sekolah dan meminta SPPG melakukan perbaikan terhadap
operasional mereka masing-masing.
FAQ Artikel
Apa itu aplikasi rating yang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN)?
Aplikasi rating adalah platform yang sedang disiapkan BGN agar kepala sekolah dan guru dapat memberikan penilaian serta catatan terhadap layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah mereka.
Siapa yang akan menggunakan aplikasi rating MBG ini?
Aplikasi ini akan digunakan oleh kepala sekolah dan guru yang secara langsung merasakan dan mengawasi layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka.
Aspek apa saja yang bisa dinilai melalui aplikasi ini?
Penilaian dapat mencakup kualitas menu MBG, ketepatan waktu pengiriman, serta persoalan lain yang mungkin ditemukan saat makanan dibagikan kepada siswa.
Mengapa BGN merasa aplikasi rating ini penting?
Aplikasi ini penting karena sekolah adalah pihak yang merasakan langsung layanan MBG setiap hari. Dengan masukan langsung ini, BGN bisa mengetahui masalah yang ada dan meminta SPPG melakukan perbaikan terhadap operasional mereka.
Apa yang harus dilakukan sekolah jika ada masalah yang tidak diperbaiki oleh SPPG?
Sekolah diminta untuk menyampaikan keluhan terlebih dahulu kepada SPPG. Jika masalah tidak kunjung diperbaiki, laporan dapat diteruskan kepada BGN melalui email yang telah disediakan, terutama jika berkaitan dengan ketidaksesuaian standar layanan dan keamanan pangan.
Vina Insyani
Jurnalis

