
Boeing mengumumkan sebagian pesawat berukuran sedang jenis 737 produksinya, termasuk 737 MAX 8 mengalami cacat pada bagian sayap pesawat. Namun, tak ada laporan tentang masalah penerbangan yang terkait dengan catatan tersebut .
Perusahaan raksasa penerbangan AS ini diguncang krisis setelah pesawat jenis 737 MAX 8 dikandangkan pada pertengahan Maret. Boeing menyebut subkontraktor menginformasikan masalah pada sejumlah bagian yang berfungsi mengerahkan sayap pesawat.
Dikutip dari AFP, bagian terdepan pesawat adalah kunci untuk melakukan lepas landas dan pendaratan karena berfungsi untuk meningkatkan tarikan sayap dan kerja aerodinamika pesawat.
Boeing mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menyampaikan nomor lot yang rusak kepada pemilik pesawat sehingga mereka dapat memeriksa bagian yang dimaksud.
Lihat juga:Bos Boeing Akui Gagal Tangani Masalah 737 MAX |
Lama dianggap sebagai "standar emas" secara internasional, reputasi Federasi Penerbangan AS dipertenyakan di tengah proses pengawasan mereka dan laporan yang memungkinkan Boeing untuk mengesahkan sendiri beberapa fitur MAX secara efektif.
Boeing sedang mengerjakan perbaikan perangkat lunak yang akan memungkinkan MAX 8 untuk mulai terbang lagi, tetapi perbedaan telah muncul antara Amerika Serikat dan Kanada tentang cara melatih pilot pada perangkat lunak setelah pembaruan.
Washington percaya pelatihan pada komputer atau tablet sudah cukup untuk pilot berpengalaman, tetapi Ottawa ingin membutuhkan pelatihan tentang simulator penerbangan.