Bridgestone Bakal Suplai Ban Mobil Listrik Bawaan Pabrik ke APM
Bridgestone Indonesia berencana memasok ban OEM khusus EV, seperti Turanza 6 berteknologi ENLITEN, untuk dua merek kendaraan listrik tahun ini.

Highlight Artikel
- PT Bridgestone Tire Indonesia akan memasok ban OEM untuk sejumlah produsen kendaraan listrik di Indonesia mulai tahun ini.
- Dua merek kendaraan listrik dijadwalkan menggunakan ban Bridgestone tahun ini, termasuk satu pabrikan MPV listrik ternama.
- Ban khusus EV dibutuhkan karena bobot kendaraan yang lebih berat, torsi instan, dan kebutuhan peredaman kebisingan di dalam kabin.
- Bridgestone menyiapkan lini ban "EV Ready" seperti Turanza 6 dengan teknologi ENLITEN untuk efisiensi energi, topangan beban, dan peredaman kebisingan.
Uzone.id - PT Bridgestone Tire Indonesia bersiap memasok ban bawaan pabrik atau original equipment manufacturer (OEM) untuk sejumlah produsen kendaraan listrik di Tanah Air.
Langkah strategis ini diambil guna merespons pertumbuhan pasar mobil ramah lingkungan yang makin pesat di Indonesia, sekaligus memperluas fokus bisnis perusahaan agar tidak hanya mengandalkan pasar ban pengganti.Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengungkapkan kalau terdapat dua merek kendaraan listrik yang dijadwalkan memakai produk Bridgestone pada tahun ini.
"Salah satu di antaranya merupakan pabrikan ternama yang menjual MPV listrik. Sementara, satu merek lain mengalami penundaan hingga tahun depan, dan satu merek tambahan menggeser jadwal pasokannya ke April 2027," beber Mukiat ketika ditemui di PIK.
Karakteristik mobil listrik yang unik menuntut spesifikasi ban khusus yang berbeda dari kendaraan konvensional.
Bobot kendaraan listrik cenderung lebih berat akibat penggunaan baterai, motor listriknya menghasilkan torsi secara instan, serta absennya suara mesin membuat desik gesekan ban dengan permukaan jalan menjadi lebih terdengar di dalam kabin.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Bridgestone menyiapkan lini ban EV Ready, salah satunya model Bridgestone Turanza 6 yang dibekali teknologi ENLITEN.
Inovasi ini mampu menekan hambatan gulir sehingga membantu menghemat energi dan memperjauh daya jelajah kendaraan.
Selain itu, rancangan telapak serta kompon bannya telah disesuaikan agar sanggup menopang beban berat sekaligus meredam kebisingan.
Persiapan teknis juga terus berjalan di pabrik Bridgestone Karawang lewat pengembangan sponge technology yang khusus dirancang untuk menekan suara gesekan ban agar suasana kabin tetap senyap.
Di fasilitas yang sama, Bridgestone turut merencanakan produksi lokal untuk ban Dayton yang ditargetkan mulai berjalan pada Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027.
FAQ Artikel
Apa langkah strategis Bridgestone Tire Indonesia terkait kendaraan listrik?
PT Bridgestone Tire Indonesia bersiap memasok ban bawaan pabrik (OEM) untuk sejumlah produsen kendaraan listrik di Indonesia, guna merespons pertumbuhan pasar mobil ramah lingkungan dan memperluas fokus bisnis.
Berapa merek kendaraan listrik yang dijadwalkan akan menggunakan ban Bridgestone tahun ini?
Terdapat dua merek kendaraan listrik yang dijadwalkan akan memakai produk Bridgestone pada tahun ini. Salah satunya adalah pabrikan ternama yang menjual MPV listrik.
Mengapa mobil listrik membutuhkan ban dengan spesifikasi khusus?
Mobil listrik memiliki karakteristik unik seperti bobot yang lebih berat akibat baterai, motor listrik dengan torsi instan, serta absennya suara mesin yang membuat gesekan ban lebih terdengar. Hal ini menuntut ban dengan spesifikasi khusus untuk menopang beban, meredam kebisingan, dan menjaga efisiensi.
Teknologi ban apa yang disiapkan Bridgestone untuk kendaraan listrik?
Bridgestone menyiapkan lini ban "EV Ready", salah satunya model Bridgestone Turanza 6 yang dibekali teknologi ENLITEN. Inovasi ini mampu menekan hambatan gulir untuk menghemat energi, serta dirancang untuk menopang beban berat dan meredam kebisingan.
Apa saja persiapan teknis yang dilakukan Bridgestone di pabrik Karawang?
Di pabrik Karawang, Bridgestone mengembangkan sponge technology yang khusus dirancang untuk menekan suara gesekan ban agar suasana kabin tetap senyap. Selain itu, mereka juga merencanakan produksi lokal ban Dayton yang ditargetkan mulai berjalan pada Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027.
Bagja Pratama
Jurnalis
.jpg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
