
Foto: Denny Muller/Unsplash
Uzone.id - Terungkap nih nama kue atau makanan penutup untuk Android 17, yakni ‘Cinnamon Bun’. Ya, roti gulung kayu manis jadi hidangan penutup yang dipilih Google untuk kode Android selanjutnya.
Informasi ini berasal dari sumber internal Google kepada Android Authority yang menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan kode ‘CinnamonBun’ untuk API level 37.0. Info saja, setiap versi Android punya nomor API level yang unik, seperti Android 15 dengan API 35 dan Android 16 dengan API 36.Tapi pertanyaannya, kenapa Cinnamon Bun? Kembali lagi ke Android 16 yang saat itu menggunakan nama ‘Baklava’ sebagai kodenya. Banyak tech enthusiast dan penggemar Android yang kaget, lantaran Android 15 punya nama ‘Vanilla Ice Cream’. Logikanya, harusnya dimulai dari huruf ‘W’, kan?
Ternyata, Google sengaja ‘merusak’ pola abjad ini. Sebabnya, Google telah menerapkan sistem pengembangan baru yang disebut ‘Trunk Stable’, dimana semua pengembangan Android dilakukan dalam satu jalur utama (trunk) yang harus selalu stabil, demikian seperti dikutip Uzone.id dari Android Authority, Selasa (12/8).
Di model pengembangan ini, setiap fitur baru dikembangkan di balik feature flags, sehingga bisa dinonaktifkan hingga siap dirilis. Untuk diketahui, Google sebelumnya menggunakan model berbasis cabang yang seringkali menimbulkan masalah saat proses penggabungan kode.
Lantaran sistemnya di-reset, maka penamaan pun kembali ke awal. Versi Android pertama yang dirilis setelah Google migrasi sistem ke Trunk Stable adalah Android 14 QPR2.
Nah, untuk menandai ubahan ini, maka ID untuk build Android 14 QPR2 dan QPR3 diubah menjadi ‘AP1A’ dan ‘AP2A’, mencerminkan kalau perusahaan menggunakan huruf depan ‘A’ untuk rilis pertama berbasis Trunk Stable.
Namun, karena Android 14 sudah lebih dulu menggunakan kode internal ‘Upside Down Cake’ dan Android 15 dengan kode ‘Vanilla Ice Cream’, maka Google tidak me-reset urutan nama tersebut.
Baru pada Android 16, Google beralih ke huruf ‘B’ dengan kode makanan ‘Baklava’. Dengan pola ini, sudah bisa ditebak kalau Android 17 yang rilisnya jatuh di tahun depan akan memakai nama kue dari huruf ‘C’.
Google tidak mungkin menggunakan ‘Cupcake’, karena sudah pernah dipakai untuk Android 15. Dan akhirnya raksasa pencarian ini memilih nama Cinnamon Bun untuk Android 17.
Memang, Google sudah tidak lagi menggunakan nama makanan manis pada setiap versi Android untuk kebutuhan branding publik. Sejak Android 10, Google menghentikan tradisi ini agar penamaan OS-nya lebih mudah diterima secara global.
Tapi di balik layar, teknisi Google masih melanjutkan tradisi makanan manis ini untuk kebutuhan internal saja. Berikut ini daftar nama kode makanan penutup Android di setiap versinya:
|
Versi Android |
Nama kode |
Tahun rilis |
|
1.0 |
Tidak ada |
2008 |
|
1.1 |
Petit Four (internal) |
2009 |
|
1.5 |
Cupcake |
2009 |
|
1.6 |
Donut |
2009 |
|
2.0-2.1 |
Éclair |
2009 |
|
2.2 |
Froyo |
2010 |
|
2.3 |
Gingerbread |
2010 |
|
3.x |
Honeycomb |
2011 |
|
4.0 |
Ice Cream Sandwich |
2011 |
|
4.1-4.3 |
Jelly Bean |
2012 |
|
4.4 |
KitKat |
2013 |
|
5.0-5.1 |
Lollipop |
2014 |
|
6.0 |
Marshmallow |
2015 |
|
7.0-7.1 |
Nougat |
2016 |
|
8.0-8.1 |
Oreo |
2017 |
|
9 |
Pie |
2018 |
|
10 |
Quince Tart (internal) |
2019 |
|
11 |
Red Velvet Cake (internal) |
2020 |
|
12 |
Snow Cone (internal) |
2021 |
|
13 |
Tiramisu (internal) |
2022 |
|
14 |
Upside Down Cake (internal) |
2023 |
|
15 |
Vanilla Ice Cream (internal) |
2024 |
|
16 |
Baklava (internal) |
2025 |
|
17 |
Cinnamon Bun (internal) |
2026 |