Home
/
Gadget

Bukan Cuma Disuruh, Robot Ini Dirancang untuk Memahami Isi Rumah

AiMOGA Robotics meluncurkan Mobo, robot pendamping keluarga berbasis AI yang berfungsi sebagai asisten cerdas, dengan produksi massal direncanakan akhir 2026.

Bukan Cuma Disuruh, Robot Ini Dirancang untuk Memahami Isi Rumah

Robot MOBO (Foto: Dok MOBO)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Mobo adalah robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence dari AiMOGA Robotics, yang pertama kali diperkenalkan kepada publik dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026.
  • Fokus utama Mobo adalah membawa kemampuan AI ke lingkungan rumah yang kondisinya jauh lebih dinamis dibandingkan lingkungan industri, memungkinkannya memahami kondisi ruangan dan kebiasaan penghuni.
  • Robot ini dilengkapi Vision Language Model (VLM), sistem agent-based task planning, dan long-term memory untuk mengenali orang, memahami lingkungan, menganalisis situasi, dan mengambil tindakan mandiri.
  • Mobo berfungsi sebagai asisten yang dapat mengatur jadwal, memberikan pengingat (misal minum obat), memantau rumah, menjadi teman bicara lansia, serta hiburan interaktif bagi anak-anak, tanpa menggantikan peran anggota keluarga.

Uzone.id - Bayangkan sebuah robot di rumah yang bukan cuma menunggu perintah, tetapi bisa mengenali siapa saja yang ada di sekitarnya, memahami kondisi ruangan, mengingat kebiasaan penghuni, lalu menentukan tindakan yang perlu dilakukan.

Konsep tersebut coba diwujudkan AiMOGA Robotics melalui Mobo, robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence yang untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada publik dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026.

Di ajang tersebut, Mobo tidak sekadar dipajang sebagai robot demonstrasi. Robot ini berkeliling area bersama Argos, robot anjing berkaki empat, serta memperlihatkan gerakan tari yang luwes. Pengunjung, termasuk anak-anak, bahkan ikut berinteraksi dan menari bersama Mobo.



Di balik aksi tersebut, ada konsep yang menjadi fokus utama Mobo: membawa kemampuan AI ke lingkungan rumah yang kondisinya jauh lebih dinamis dibandingkan lingkungan industri.


Di pabrik, robot bekerja dalam ruang dan proses yang relatif terstruktur. Sementara di rumah, kondisi bisa berubah setiap saat—orang berpindah tempat, aktivitas berganti, dan kebutuhan setiap anggota keluarga berbeda.

Karena itu, Mobo dirancang bukan sekadar untuk menjalankan satu perintah. Robot ini dikembangkan agar mampu mengenali orang, memahami lingkungan, menganalisis situasi, dan mengambil tindakan.

Bukan Cuma Mendengar Perintah


Robot MOBO (Foto: Dok MOBO)


Kemampuan tersebut ditopang Vision Language Model (VLM) yang menggabungkan informasi visual dan audio. Teknologi ini digunakan Mobo untuk mengenali sekaligus memahami objek, manusia, dan lingkungan di dalam rumah.

Mobo juga memiliki sistem agent-based task planning. Dengan kemampuan ini, kebutuhan yang diberikan kepadanya dapat diuraikan menjadi sejumlah tugas untuk kemudian diselesaikan secara mandiri.

Ada pula fitur long-term memory yang memungkinkan Mobo merekam dan memahami preferensi serta riwayat interaksi anggota keluarga. Dengan begitu, robot dapat semakin mengenali kebiasaan penghuni dan menyesuaikan diri dengan rutinitas keluarga.

Artinya, pendekatan yang ditawarkan Mobo bukan lagi sekadar “robot yang memahami instruksi”, melainkan robot yang mencoba memahami dinamika sebuah rumah.

Bisa Mengingatkan Minum Obat

Robot MOBO (Foto: Dok Ist)

Dalam penggunaannya, Mobo disebut dapat membantu berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengatur jadwal, merencanakan kegiatan, hingga memberikan pengingat.

Salah satu contoh yang diberikan adalah mengingatkan anggota keluarga untuk minum obat. Orang yang sedang berada di luar rumah juga dapat memantau kondisi rumah secara remote melalui aplikasi.

Untuk lansia, Mobo dapat berperan sebagai teman berbicara, memberikan informasi, sekaligus membantu mengingatkan aktivitas harian.

Sementara bagi anak-anak, robot ini menawarkan interaksi bahasa, pembelajaran, dan hiburan interaktif. Kemampuan mobilitas, persepsi, dan interaksi tersebut membuat Mobo diarahkan sebagai asisten di rumah, tanpa menggantikan peran anggota keluarga.





President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, mengatakan perusahaannya terus mengembangkan robot cerdas yang mudah digunakan dan terjangkau. Tujuannya adalah membuat masyarakat semakin familiar dengan teknologi embodied intelligence dan membawa teknologi tersebut lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Jika konsep ini berjalan sesuai rencana, robot rumah tangga ke depan bukan hanya soal perangkat yang bisa diperintah. AiMOGA justru mengeksplorasi kemungkinan robot yang dapat terlibat dalam rutinitas keluarga, beradaptasi dengan lingkungan rumah, dan membangun interaksi dalam jangka panjang.

Mobo sendiri dijadwalkan memasuki tahap produksi massal pada akhir 2026. Robot tersebut rencananya dipasarkan secara online maupun offline untuk pasar domestik dan global.

FAQ Artikel

Apa itu Mobo?

Mobo adalah robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence yang dikembangkan oleh AiMOGA Robotics.

Apa konsep utama di balik pengembangan Mobo?

Konsep utamanya adalah membawa kemampuan AI ke lingkungan rumah yang dinamis, agar robot dapat mengenali, memahami, menganalisis, dan mengambil tindakan adaptif.

Teknologi apa saja yang mendukung kemampuan Mobo?

Mobo ditopang oleh Vision Language Model (VLM) untuk memahami visual dan audio, sistem agent-based task planning untuk menguraikan tugas, dan long-term memory untuk merekam preferensi penghuni.

Apa saja fungsi utama Mobo di lingkungan rumah?

Mobo dapat membantu mengatur jadwal, memberikan pengingat (misal minum obat), memantau rumah secara remote, menjadi teman bicara bagi lansia, serta memberikan interaksi bahasa dan hiburan untuk anak-anak.

Kapan Mobo dijadwalkan akan diproduksi massal?

Mobo dijadwalkan memasuki tahap produksi massal pada akhir tahun 2026 dan rencananya akan dipasarkan secara online maupun offline untuk pasar domestik dan global.

Susetyo Prihadi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article