Home
/
Telco

Bukan Cuma Soal Jaringan, Industri Telko Juga Butuh Kolaborasi

Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026, bagian Hari Bhakti Postel ke-81, sukses mempererat kolaborasi pelaku industri telekomunikasi dan digital.

Bukan Cuma Soal Jaringan, Industri Telko Juga Butuh Kolaborasi

Suasana acara (Foto: Ist)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kolaborasi antara perusahaan, regulator, asosiasi, komunitas, dan media sangat penting untuk membangun ekosistem digital Indonesia.
  • Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026 menjadi wadah informal untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antarpelaku industri telekomunikasi dan digital.
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 yang diisi berbagai acara, termasuk konferensi, funwalk, esports, dan donor darah.
  • Tower Bersama Group berhasil meraih juara Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026 setelah mengalahkan Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi di partai final.

Uzone.id – Perkembangan industri telekomunikasi dan digital Indonesia tidak hanya bergantung pada pembangunan jaringan dan infrastruktur. Kolaborasi antara perusahaan, regulator, asosiasi, komunitas, hingga media juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital nasional.

Pesan tersebut turut terlihat dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81. Para pelaku industri telekomunikasi dan ekosistem digital Indonesia bertemu dalam sebuah kegiatan yang dikemas lebih informal melalui Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026.

Digelar IndoTelko Group pada Sabtu, 12 September 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, kegiatan tersebut mempertemukan 12 tim dari perusahaan telekomunikasi, regulator, asosiasi, serta jurnalis yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem industri telekomunikasi Indonesia.





Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Wayan Toni Supriyanto, mengatakan pertemuan seperti ini dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku industri di luar agenda pekerjaan sehari-hari.

Menurutnya, sektor telekomunikasi dan digital membutuhkan sinergi berbagai pihak agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun negara.

“Kalau di pertemuan-pertemuan kita biasanya membahas spektrum, di sini diganti dulu menjadi ruang gerak, jaringan menjadi operan, kualitas layanan menjadi kualitas permainan dan target pembangunan untuk sementara menjadi target mencetak gol,” ujar Wayan Toni usai membuka kegiatan.

Meski konteksnya berbeda, ia menilai ada prinsip yang sama dalam dunia industri maupun aktivitas bersama, yakni pentingnya kerja sama.

“Tidak ada hasil besar yang lahir dari kerja sendirian,” tegasnya.

Memperkuat Ekosistem di Luar Forum Industri

Panitia Pelaksana sekaligus Co-Founder IndoTelko Group, Heru Sutadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi yang telah berlangsung selama 18 tahun untuk menyemarakkan Hari Bhakti Postel.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan olahraga lebih banyak menggunakan format futsal, dalam beberapa tahun terakhir format mini soccer mulai diperkenalkan dan kini kembali menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81.



Heru menegaskan, kegiatan tersebut bukan semata-mata menjadi ruang kompetisi. Pertemuan antarpelaku industri juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi untuk memperkuat hubungan dalam ekosistem telekomunikasi dan digital Indonesia.

“Kita berterima kasih karena kegiatan ini dapat terus terselenggara menyemarakkan Hari Bhakti Postel. Ajang ini bukanlah tempat untuk bersaing secara keras, melainkan silaturahmi untuk memperkuat ekosistem telekomunikasi dan digital di Indonesia,” ujar Heru.

Untuk menjaga kualitas kegiatan, penyelenggara melibatkan wasit dan hakim garis profesional. Proses verifikasi peserta juga dilakukan secara ketat agar pemain yang tampil sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kolaborasi Tidak Hanya Berlangsung di Forum Teknologi

Ketua Umum Hari Bhakti Postel ke-81 sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) serta Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), Theodorus Ardi Hartoko, mengatakan kegiatan tersebut menjadi event keempat dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81.

Sebelumnya telah digelar Konferensi dan Pameran Transformasi Digital Indonesia (DTI-CX), FunWalk Apjatel, serta turnamen esports Mobile Legends oleh ASPIMTEL.

Menurut Teddy, rangkaian kegiatan tersebut masih akan berlanjut dengan agenda donor darah yang digelar ATSI sebelum mencapai acara puncak Hari Bhakti Postel pada 27 September 2026 di Bandung.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhakti Postel tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah industri pos dan telekomunikasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem tersebut.

Melalui kegiatan olahraga, sosial, edukasi, hingga forum industri, peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 diharapkan dapat memperkuat semangat kolaborasi dalam mendorong perkembangan sektor pos, telekomunikasi, dan ekonomi digital nasional.

Dari Sejarah Komunikasi ke Era Digital

Hari Bhakti Postel diperingati setiap 27 September untuk mengenang perjuangan dan pengabdian insan pos, telekomunikasi, dan informatika dalam mempertahankan kedaulatan komunikasi Indonesia.

Momentum tersebut merujuk pada peristiwa 27 September 1945 ketika para pemuda Indonesia berhasil mengambil alih gedung pusat telekomunikasi dan pos di Bandung dari kekuasaan Jepang.

Perkembangan teknologi kemudian membawa industri tersebut ke perubahan besar. Jika dahulu sarana komunikasi menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kedaulatan, kini konektivitas, infrastruktur digital, dan inovasi teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan nasional.

Karena itu, semangat Hari Bhakti Postel juga terus diarahkan untuk melihat perkembangan industri yang mengikuti kemajuan teknologi.

Tower Bersama Group Jadi Juara

Di tengah agenda memperkuat hubungan antarpelaku industri tersebut, Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026 tetap berlangsung kompetitif.

Tower Bersama Group berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi dengan skor 4-0 pada partai final di Stadion Soemantri Brodjonegoro.

Tim Tower Bersama Group tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan yang berlangsung selama 2x15 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi peningkatan dari pencapaian tahun sebelumnya ketika Tower Bersama Group hanya mampu menjadi runner-up.

“Kami dari Tim TBG memang sudah persiapan untuk menjalani turnamen ini, kami sering latihan. Target tahun ini memang juara 1 setelah tahun lalu runner up. Alhamdulillah targetnya bisa kami capai,” ujar Rafi usai pertandingan.

Hasil akhir turnamen:

  • Juara: Tower Bersama Group

  • Runner-up: Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi

  • Juara III: Forum Wartawan Telekomunikasi

  • Juara IV: Biznet

  • Top Scorer: Ardiansyah dari Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi dengan enam gol.

Setelah Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026, rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81 akan dilanjutkan dengan kegiatan donor darah yang digelar ATSI dan kemudian acara puncak pada 27 September 2026 di Bandung.

FAQ Artikel

Apa tujuan utama Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026?

Tujuannya adalah menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku industri di luar agenda pekerjaan sehari-hari dan sebagai sarana silaturahmi untuk memperkuat ekosistem telekomunikasi dan digital Indonesia.

Siapa penyelenggara Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026?

Kegiatan ini diselenggarakan oleh IndoTelko Group.

Kapan dan di mana Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026 dilaksanakan?

Turnamen ini digelar pada Sabtu, 12 September 2026, di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Siapa juara Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026?

Tower Bersama Group berhasil menjadi juara dalam turnamen ini.

Kapan Hari Bhakti Postel diperingati dan apa maknanya?

Hari Bhakti Postel diperingati setiap 27 September untuk mengenang perjuangan insan pos, telekomunikasi, dan informatika dalam mempertahankan kedaulatan komunikasi Indonesia, serta mendorong perkembangan industri mengikuti kemajuan teknologi.

Susetyo Prihadi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article