
Uzone.id — Kalau soal aplikasi favorit untuk hiburan, TikTok dan YouTube ternyata masih menjadi yang paling disukai warga Indonesia. Fakta ini dicantumkan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia) dalam survei terbaru mereka berjudul ‘Profil Internet Indonesia 2025’.
Dalam survei yang diluncurkan pada Rabu, (07/08), TikTok masih menjadi aplikasi yang paling dominan hingga pertengahan 2025 ini. Sebanyak 35,17 persen masyarakat Indonesia mengaku paling banyak mengakses TikTok daripada aplikasi yang lain.Posisi kedua ada YouTube, aplikasi video ini masih jadi kesukaan warga Indonesia dimana 23,76 persen orang paling sering mengakses aplikasi ini.
Berbeda dengan akses TikTok yang terus meningkat dari 18 persen menjadi 35 persen, YouTube justru mengalami penurunan nih soal aksesnya. Tahun lalu, YouTube diakses oleh 27 persen orang Indonesia, sementara tahun ini turun 4 persen menjadi 23 persen saja.
Beda aplikasi tentu beda usia penggunanya. TikTok yang saat ini mendominasi ternyata banyak diakses oleh generasi yang lebih muda seperti Gen Z (kelahiran 1997-2012) dan Generasi Milenial (kelahiran 1981-1996), sementara YouTube malah jadi kesukaan para generasi yang lebih dewasa yaitu Gen X (kelahiran 1965-1980), Baby Boomers (Kelahiran 1946-1964) dan Pre Boomer (Kelahiran <1945).
Selain kedua aplikasi ini, Facebook, Instagram dan X juga termasuk dalam 5 besar aplikasi yang paling banyak diakses warga Indonesia.
Konten Video Pendek Jadi 'Magnet'-nya
Jika dilihat dari pattern-nya, kelima aplikasi ini sudah memiliki fitur video pendek yang membuat pengguna Indonesia semakin betah untuk berselancar di masing-masing aplikasi. Sebut saja TikTok, YouTube Shorts, Instagram dan Facebook Reels, serta video pendek di X.
APJII menemukan fakta bahwa konten video pendek online jadi yang paling sering diakses oleh warga Indonesia. Makanya, gak heran kalau TikTok dan YouTube jadi yang paling digemari saat ini.
Sebanyak 30,16 persen warga Indonesia mengaku sering mengakses video-video pendek secara online, disusul konten media sosial dengan 28,67 persen, lalu sebanyak 17,61 persen warga juga banyak mengakses video panjang atau TV berbasis internet seperti konten web series.
Video pendek online ini juga digemari oleh seluruh generasi, mulai dari Generasi Z hingga Pre Boomers. Gen Milenial malah jadi yang paling sering mengakses video pendek dengan persentase 30,69 persen disusul Gen X dengan 30,66 persen serta di posisi ketiga ada Gen Z sebesar 29,58 persen.
Konten video pendek ini tidak hanya didominasi oleh semua gender, baik itu perempuan dan laki-laki sama-sama sering mengakses video pendek online di platform terkenal seperti TikTok, Instagram, YouTube dan lainnya.