Home
/
Automotive

BYD Recall 180 Ribu Unit Mobilnya Karena Cacat Komponen Rem

BYD menarik 180 ribu unit model Qin dan Tang di China karena cacat bantalan pedal rem yang membuat lampu rem menyala terus.

BYD Recall 180 Ribu Unit Mobilnya Karena Cacat Komponen Rem

Bagikan :

Highlight Artikel

  • BYD melakukan penarikan massal (recall) terhadap lebih dari 180.000 unit kendaraan seri Qin dan Tang di Tiongkok.
  • Cacat teknis ditemukan pada bantalan pedal rem yang dapat menyebabkan lampu rem menyala terus-menerus, berpotensi membahayakan pengemudi lain.
  • Unit yang terdampak diproduksi antara 2014-2022 dan dipastikan tidak dijual atau dirakit di Indonesia.
  • Pabrikan berkomitmen mengganti komponen cacat secara gratis; ini bukan kali pertama BYD melakukan penarikan produk.

Uzone.id - Pabrikan otomotif BYD resmi menggelar penarikan kembali (recall) atas lebih dari 180 ribu unit kendaraannya. Pengumuman resmi perbaikan massal ini dirilis oleh regulator pengawas pasar China, State Administration for Market Regulation (SAMR).

Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi cacat teknis pada komponen bantalan pedal rem yang dapat mengganggu fungsi keselamatan berkendara.




Kampanye recall kali ini mencakup dua model populer pabrikan tersebut, yakni seri Qin dan seri Tang dengan tahun produksi rentang 2014 hingga 2022. 

Berdasarkan laporan Reuters, unit-unit yang teridentifikasi cacat ini khusus diproduksi dan dipasarkan untuk konsumen di China, serta dipastikan tidak dijual maupun dirakit di pasar otomotif Indonesia.

Hasil penelusuran teknis regulator menunjukkan bahwa masalah berakar dari bantalan pedal rem yang rawan retak atau terlepas seiring usia pemakaian. 

Kerusakan tersebut berisiko membuat lampu rem terus menyala tanpa henti meskipun pengemudi tidak sedang menginjak pedal. 

Dalam dokumen regulasinya, SAMR menyoroti potensi bahaya kondisi ekstrem ini dengan menegaskan bahwa "Situasi lampu rem yang aktif terus-menerus sangat berbahaya karena dapat membingungkan dan menyesatkan pengemudi lain di belakang kendaraan".

Menanggapi instruksi regulator, pabrikan menjamin penanganan perbaikan tanpa membebankan biaya apa pun kepada konsumen. 

Dalam dokumen resmi tersebut, BYD menyatakan komitmen purna jualnya, bahwa pihak pabrikan akan mengganti komponen yang terindikasi cacat secara cuma-cuma melalui seluruh jaringan diler resmi.

Kebijakan recall ini menjadi bentuk tanggung jawab produsen dalam menjaga keselamatan dan kepuasan pemilik kendaraan, sekaligus sebagai tindakan preventif untuk menghindarkan pengemudi dari risiko kecelakaan fatal akibat cacat tersembunyi.




Program penarikan produk bukan kali pertama dilakukan oleh BYD

Pada tahun lalu, produsen ini juga menarik unit BYD Tang model tahun 2015 rakitan 28 Maret 2015 hingga 28 Juli 2017 akibat kekeliruan desain dan pemilihan komponen pada pengendali motor penggerak. 

Gangguan pada pengendali tersebut memicu pelepasan daya (active discharge) yang tidak normal, yang dalam situasi ekstrem dapat membakar papan sirkuit dan menyebabkan kegagalan sistem penggerak listrik murni.

Selain seri Tang, program perbaikan sebelumnya juga menyasar 71.248 unit mobil listrik murni BYD Yuan Pro produksi 6 Februari 2021 hingga 5 Agustus 2022. 

Cacat pada model Yuan Pro dipicu oleh kesalahan prosedur perakitan paking penyegel (gasket) baterai yang kurang sempurna sehingga mengoper daya kedap air. 

Saat kendaraan melintasi genangan air atau dipacu cepat di area basah dalam durasi lama, rembesan air berisiko masuk ke dalam kompartemen baterai, menurunkan isolasi listrik, dan memicu penurunan daya baterai secara drastis yang membahayakan pengemudi.

FAQ Artikel

Apa alasan BYD melakukan penarikan kembali (recall) ini?

BYD melakukan recall karena ditemukan potensi cacat teknis pada komponen bantalan pedal rem yang dapat mengganggu fungsi keselamatan berkendara.

Model kendaraan BYD apa saja yang terlibat dalam recall ini?

Recall ini mencakup seri Qin dan seri Tang dengan tahun produksi rentang 2014 hingga 2022.

Apakah kendaraan BYD yang dijual di Indonesia terpengaruh oleh recall ini?

Tidak, unit-unit yang teridentifikasi cacat ini khusus diproduksi dan dipasarkan untuk konsumen di Tiongkok, serta dipastikan tidak dijual maupun dirakit di pasar otomotif Indonesia.

Apa bahaya dari cacat pada bantalan pedal rem ini?

Kerusakan tersebut berisiko membuat lampu rem terus menyala tanpa henti meskipun pengemudi tidak sedang menginjak pedal, yang dapat membingungkan dan menyesatkan pengemudi lain di belakang kendaraan.

Bagaimana BYD akan menangani perbaikan untuk unit yang terdampak?

BYD menjamin penanganan perbaikan tanpa membebankan biaya apa pun kepada konsumen, dengan mengganti komponen yang terindikasi cacat secara cuma-cuma melalui seluruh jaringan diler resmi.

Apakah ini pertama kalinya BYD melakukan program penarikan produk?

Tidak, program penarikan produk bukan kali pertama dilakukan oleh BYD. Sebelumnya ada recall untuk BYD Tang model tahun 2015 karena kekeliruan desain pengendali motor dan BYD Yuan Pro (2021-2022) karena kesalahan perakitan paking penyegel baterai.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article