icon-category Health

Cegah Kebutaan, Ini Cara Tepat Pakai Soft Lense

  • 01 Jul 2017 WIB
  • Bagikan :

    Dewasa ini, orang-orang mengenakan lensa kontak bukan hanya sebagai alat bantu penglihatan saja. Namun, kehadiran soft lense dimanfaat sebagai item penunjang kecantikan.

    Seiring berkembangnya tren ini di masyarakat, maka timbul banyak peratanyaan mengenai pemakian soft lense yang tepat. Pasalnya, banyak beredar pula mengenai efek buruk pemakaian lensa kontak yang dapat merusak mata.

    Dilansir dari Boldsky, ternyata semuanya terletak pada pemaikanya masing-masing. Saat ini lensa kontak telah mengalami banyak perubahan menjadi lebih lembut, aman dan nyaman daripada sebelumnya yang keras dan agak sulit diatur.

    boldsky

    Namun harus tetap hati-hati saat memakainya agar tidak menimbukan infeksi mata, mata kering, ulkus kornea dan kelecetan pada kornea. Dalam jangka lama, masalah itu dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

    Untuk mencegah hal itu, sebaiknya kurangi jumlah oksigen yang sampai pada kornea mata. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kerusakan mata. Lebih amannya, kalian sebaiknya membeli di tempat profesional yang menyertakan resep dokter atau ahli sejenisnya.

    Soft lense bisa menjdi titik potensial untuk terjadinya infeksi akibat kuman-kuman yang menempel di tangan dan kelopak mata. Bersihkan tangan mengenakan sabun dan air, lalu keringkan dengan handuk tanpa serat.

    boldsky

    Jika pemakaian sudah terasa tidak nyaman seperti sebelumnya, kemungkinan lensa kontak kotor atau mata bengkak karena kekurangan oksigen. Jangan menggunakan larutan garam untuk membersihkan lensa kontak. Solusi mengenakan cairan garam steril tidak bisa sembarangan dilakukan.

    Ganti lensa kontak setia dua sampai tiga bulan sekali karena biasanya sudah kotor. Saat terjadi iritasi sebaiknya segera lepaskan lensa kontak itu dan segera hubungi dokter. Sangat penting juga untuk tidak mengenakanya semalaman, karena bisa mengurangi oksigen dan permukaan mata bisa menjadi lebih rentan infeksi. (ism) 

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini