Digilife

Cegah Penipuan KTP, Remaja 14 Tahun Ini Bikin Solusi Digitalnya

  • 08 November 2021
  • Bagikan :
    Cegah Penipuan KTP, Remaja 14 Tahun Ini Bikin Solusi Digitalnya

    Foto: Instagram @siriliuskevin

    Uzone.id -- Penipuan di jagat maya yang melibatkan identitas pribadi melalui KTP sudah merajalela di Indonesia. Keresahan seperti ini nyatanya sampai mengganggu remaja berusia 14 tahun asal Yogyakarta.

    Sirilius Kevin, remaja 14 tahun membuat proyek bernama Watermark KTP. Sesuai namanya, Watermark KTP ini hadir untuk memberikan tanda atau cap khusus (watermark) di foto KTP orang. 

    Proyek Watermark KTP ini hadir sebagai solusi dalam bentuk situs khusus watermarkktp.com yang dapat diakses secara terbuka oleh siapapun. 

    Belakangan ini aku lagi buat Watermark KTP, sebuah alat untuk memberikan watermark pada KTP. Kenapa aku buat ini? Karena dengan nambahin watermark pada scan KTP, kita bisa mencegah penyalahgunaan scan KTP tersebut,” cuit Kevin di akun Twitternya.

    Ia membagikan link proyek Watermark KTP-nya itu. Saat dibuka, situs ini langsung menampilkan dasbor sebagai wadah pengguna yang ingin membuat watermark sendiri.

    Baca juga: Netizen Ubah Singkatan e-KTP Gegara Harus Fotokopi Saat Vaksin

    Ada opsi untuk langsung drag (tarik) file yang kita inginkan, atau mengunggahnya dari galeri perangkat. Saat ini, situs Watermark KTP masih terbaik diakses melalui perangkat laptop atau PC.

    Tampilan situs Watermark KTP.

     

    Jika pengguna sudah memilih foto yang diinginkan --dalam hal ini KTP-- kita bisa langsung mengetik tulisan yang diinginkan di bagian kolom “Watermark”.

    Kevin juga menyediakan opsi jenis dan ukuran font yang diinginkan, posisi teks yang bisa dipindah sesuai selera, bisa di tengah, samping kiri dan kanan, atau bagian bawah. Selain itu, kita juga bisa memilih warna font, posisi teks yang bisa dirotasi, serta ketebalan teks.

    Jika sudah selesai, pengguna bisa langsung mengunduhnya.

    Menjamin privasi

    Dari solusi ini mungkin banyak yang mempertanyakan soal keamanan dan privasi. Solusi ini dibuat secara digital untuk mencegah penipuan identitas hingga pinjaman online (pinjol) nakal, namun membuat pengguna harus mengunggah foto KTP ke internet.

    Seaman apa?

    Dari laman Watermark KTP, Kevin menuliskan bahwa situsnya ini tidak pernah menjual, menyalahgunakan, dan memanfaatkan data KTP siapapun.

    Baca juga: Selfie Pegang KTP Hindari Pakai Baju Warna Biru, Kuning dan Putih

    “Watermark KTP adalah alat sederhana untuk menambahkan teks (watermark) ke dalam scan KTP sebagai penandaan dan upaya pengamanan data pribadi. Watermark KTP tidak pernah mengirim gambar yang diunggah pengguna keluar dari peramban pengguna,” tulis situs tersebut.

    Pihaknya juga mengklaim kalau semua proses yang dilakukan di alat Watermark KTP 100 persen dilakukan dari sisi pengguna.

    “Kami berkomitmen menyediakan alat yang aman dan mudah digunakan untuk masyarakat. Watermark KTP merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian keamanan data pribadi di dunia digital,” begitu penjelasan situs tersebut.

    Sampai artikel ini diterbitkan, pihak Uzone telah menghubungi Sirilius Kevin untuk bercerita lebih lanjut mengenai proyek Watermark KTP namun belum ada tanggapan.

    VIDEO: Unboxing Xiaomi 11T

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini