Home
/
Digilife

Celah PHP2Shell Ancam 33 Juta Situs, Serangan Siber Melonjak

Dua celah kritis PHP2shell pada PHP mengancam 70% situs global dengan RCE; jutaan eksploitasi sudah memengaruhi layanan pemerintah dan situs populer.

Celah PHP2Shell Ancam 33 Juta Situs, Serangan Siber Melonjak

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Dua celah keamanan kritis (CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619) ditemukan pada PHP2shell di PHP, dengan skor tingkat keparahan 9,2 dari 10.
  • Celah ini berpotensi menyebabkan Remote Code Execution (RCE), memungkinkan peretas mengambil alih server dan mencuri data tanpa harus login.
  • PHP digunakan oleh sekitar 70 persen situs web di internet, termasuk WordPress, membuat jutaan situs berisiko tinggi terhadap kerentanan ini.
  • Eksploitasi sudah terjadi secara masif, bahkan memengaruhi 32 layanan pemerintah Inggris yang dinonaktifkan, serta situs seperti BBC, Internet Archive, Wikipedia, dan 4Chan.

Uzone.id – Dua celah keamanan kritis pada PHP2shell di pemrograman PHP bikin dunia siber panik. Dipublikasikan pada 21 Oktober 2026 lalu, celah ini bisa membuat sistem situs web-web yang ada di dunia ikut terdampak.

PHP sendiri adalah bahasa pemrograman sisi server yang begitu luas digunakan untuk aplikasi web, saat ini PHP digunakan oleh sekitar 70 persen situs web di internet.

Bahkan, melansir dari TechCrunch, jumlah situs yang menggunakan bahasa program ini melebihi 33 juta situs. Bahasa ini juga digunakan oleh sistem manajemen konten populer seperti WordPress.

Karena penggunaannya yang luas, dua kerentanan ini berpotensi membuka jalan bagi peretas untuk mengambil alih server tanpa harus login terlebih dahulu.

Mengutip dari Malwarebytes, Jumat, (23/10), dua celah tersebut terdaftar dengan kode CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Keduanya mendapat skor 9,2 dari 10 dalam penilaian tingkat keparahan kerentanan, atau masuk kategori kritis.





Bahaya utama dari kerentanan ini adalah terletak pada kemampuan remote code execution (RCE), yaitu peretas bisa menjalankan kode dari jarak jauh pada server yang terdampak.

Jika berhasil dieksploitasi, serangan ini berpotensi menyebabkan pencurian data hingga pengambilalihan server.

Tindakan ini pun sudah mulai terjadi saat ini, bahkan CEO Cloudflare mengungkap bahwa  sudah ada jutaan upaya yang menargetkan celah keamanan pada bahasa pemrograman PHP yang diberi nama PHP2Shell, bahkan 10 jam sebelum laporan mengenai celah ini diumumkan.

“10 jam sebelum diumumkan secara resmi, di seluruh  jaringan @Cloudflare, kami mencatat ribuan upaya eksploitasi. Angka tersebut melonjak menjadi puluhan ribu dalam 45 menit setelah pengumuman, ratusan ribu dalam waktu 2 jam, dan kini mencapai jutaan,” katanya.






Imbas dari adanya celah kerentanan ini pun sudah mulai berdampak ke beberapa situs bahkan membuat beberapa negara berjaga-jaga. 

Di Inggris misalnya, 32 layanan pemerintah telah dinonaktifkan sebagai bentuk dari langkah-langkah pencegahan selama proses pembaruan dilakukan.






“Penutupan ini sebagian besar disebabkan oleh langkah-langkah pencegahan,” kata Menteri Keamanan Siber, Liz Lloyd, dikutip dari The Guardian.

Pencegahan ini menyusul adanya dugaan percobaan serangan yang menyebabkan situs web acara BBC berjudul ‘Traitors’ mengalami error dan tidak bisa diakses. Situs-situs lain yang dilaporkan terdampak sementara antara lain Internet Archive, Wikipedia, dan 4Chan.

 

FAQ Artikel

Apa itu PHP2shell dan mengapa penting?

PHP2shell adalah komponen di pemrograman PHP. Penting karena dua celah keamanan kritis telah ditemukan di dalamnya, yang berpotensi memengaruhi sekitar 70 persen situs web di internet yang menggunakan PHP, termasuk sistem manajemen konten populer seperti WordPress.

Apa saja celah keamanan yang ditemukan?

Dua celah keamanan kritis telah terdaftar dengan kode CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Keduanya memiliki skor tingkat keparahan 9,2 dari 10, yang masuk kategori kritis.

Apa bahaya utama dari celah keamanan ini?

Bahaya utamanya adalah kemampuan Remote Code Execution (RCE), yang memungkinkan peretas menjalankan kode dari jarak jauh pada server yang terdampak. Jika berhasil dieksploitasi, ini berpotensi menyebabkan pencurian data hingga pengambilalihan server.

Apakah celah ini sudah dieksploitasi?

Ya, CEO Cloudflare melaporkan adanya jutaan upaya eksploitasi yang menargetkan celah keamanan ini, bahkan 10 jam sebelum pengumuman resminya. Beberapa situs seperti 32 layanan pemerintah Inggris, BBC, Internet Archive, Wikipedia, dan 4Chan telah dilaporkan terdampak sementara.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article