
Uzone.id – Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab terbang langsung dari Singapura ke Makassar untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Rudamdiansyah (Dandi), Senin (1/9).
Tidak sendirian, Anthony Tan datang bersama Dyah NK Makhijani (Presiden Komisaris OVO), Dion Soetadi (Chief Financial Officer, Grab Indonesia), Halim Wijaya (Director of East Indonesia Operations, Grab Indonesia), Tirza Munusamy (Chief of Public Affairs, Grab Indonesia), dan Melinda Savitri (Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia)Dandi sendiri merupakan mitra Grab yang berpulang usai dikeroyok saat demo ricuh di depan kampus UMI, Makassar, pada (29/8). Sosoknya telah menjadi mitra Grab selama tujuh tahun lamanya.
Kedatangan Anthony Tan dan jajaran pimpinan Grab Indonesia bukan hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sekaligus memastikan keluarga almarhum mendapat dukungan menyeluruh.
“Grab ingin memastikan bahwa dalam suka maupun duka, keluarga Almarhum Dandi mereka tidak pernah berjalan sendiri. Dukungan Grab hadir sejak awal melalui santunan dan bantuan logistik agar keluarga merasa dikuatkan di momen ini,” tutur Anthony Tan.
Lanjutnya, “Dukungan berlanjut lewat jaminan kesehatan yang memastikan keluarga tetap terjaga selama dua tahun ke depan melalui BPJS Kesehatan. Dan agar langkah mereka semakin kokoh untuk waktu yang lebih panjang, Grab juga mendampingi lewat modal usaha bersama GrabKios, sehingga ada pijakan baru untuk melanjutkan harapan.”
Anthony Tan turut menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan Mitra Pengemudi menjadi prioritas utama, disertai dukungan nyata agar Mitra selalu merasa aman dan terlindungi. Bukan hanya saat mitra bekerja, tetapi juga ketika mereka dan keluarga mengalami masa sulit.
“Grab memberikan dukungan nyata mulai dari santunan hingga program dukungan jangka panjang agar Mitra Pengemudi tetap merasa aman dan terlindungi. Kami juga memastikan dukungan jangka panjang bagi ahli waris, sehingga keluarga terdampak sedikit lebih ringan menghadapi musibah ini,” ungkap Anthony.
Grab menegaskan bahwa hubungan dengan Mitra bukan hanya sebatas kemitraan melainkan ikatan kemanusiaan yang dijaga dengan komitmen jangka panjang.
Perusahaan memastikan bahwa mitra tidak akan menghadapi masa sulit seorang diri, sebab Grab berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan dukungan kepada para seluruh mitra pengemudi.
“Mitra tidak pernah sendirian. Kami akan terus hadir, mendampingi, dan berjalan beriringan dengan para mitra di seluruh Indonesia. Dalam suka maupun duka, saya akan selalu berjalan bersama mereka. Karena pada akhirnya, ini soal kemanusiaan, untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan memastikan tidak ada yang menghadapi masa sulit sendirian,” tutup Anthony.