
-
Menjadi seorang tunanetra jadi suratan takdir bagi Subro. Namun, penyanyi dangdut ini bersyukur di tengah keterbatasan fisiknya tetap bisa merasakan berkunjung ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan menyentuh Kabah.
Seperti dilansir Antara, Minggu (28/7), Subro menjadi calon haji asal Serang, Banten dari embarkasi JKG-25. Dia harus melalui perjuangan panjang untuk bisa berangkat menunaikan rukun Islam kelima.
Subro merasakan betapa padatnya Masjidil Haram, tetapi berhasil masuk setelah dituntun oleh rekannya.
Subro mengaku mencium bau wangi yang amat asing saat memasuki Masjidil Haram, dan mendadak membuat tubuhnya merasa ringan dan nyaman.
"Jika dulu Kabah, katanya dilihat orang-orang di gambar sajadah, sekarang bisa dirasakan keagungannya. Itu yang buat saya bangga," ucapnya.
Sebagai jamaah haji tunanetra, Subro merasa keterbatasan fisiknya bukan penghalang untuk beribadah. Justru, kata dia, dirinya sangat yakin dan berserah diri kepada Allah agar dipermudah dalam menjalankan semua prosesi ibadah haji, mulai dari wukuf hingga melempar jumrah.
"Saya tetap yakin walaupun Engkau berikan saya keterbatasan, tapi kalau menurut saya, sama dengan yang lain, sama dengan orang lain. Insya Allah saya tidak merasa khawatir, bahkan sangat yakin, Insya Allah, Allah mempermudah memperlancar ibadah kita nanti," ujar jebolan kompetisi dangdut D'Academy ini.
Tahun ini adalah kedua kalinya Subro bertandang ke Tanah Suci. Tiga tahun lalu dia bersama sang istri pernah berangkat umrah.
Salah satu doa yang dia panjatkan saat itu adalah berharap diizinkan kembali ke Tanah Suci untuk berhaji.
Karenanya, bisa berangkat haji tahun ini, merupakan nikmat yang sangat luar biasa bagi Subro. Apalagi, bersama dengan istrinya, Rinalasari.