.jpeg%3Fdownload%3Dfalse%26resolution%3DHD&w=1920&q=75)
Uzone.id - Changan Indonesia memperkenalkan teknologi elektrifikasi mobil yang baru, yakni REEV (Range Extender Electric Vehicle). Sebuah teknologi mobil hybrid yang diklaim jauh lebih baik dari PHEV. Yuk, kenalan sama teknologi ini.
Melalui model terbarunya yang bakal meluncur tahun ini juga, Deepal S07, Changan ingin menjadi pionir alternatif baru elektrifikasi kendaraan melalui teknologi ini.Terus apa sih bedanya REEV dengan hybrid lain seperti PHEV?
Sama-sama bisa dicolok casan
Ya, baik REEV maupun PHEV pada dasarnya adalah mobil hybrid yang dibekali mesin bakar konvensional dengan motor listrik dan baterai yang lebih besar dari hybrid konvensional.
Kedua jenis hybrid tersebut juga bisa dicas karena punya kapasitas baterai yang lebih besar. Bedanya hanya pada cara kerja sistem penggeraknya.
REEV adalah mobil listrik yang menggunakan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda, namun dilengkapi mesin bensin kecil khusus sebagai genset pengisi daya baterai.
Berbeda dengan PHEV (Plug-in Hybrid) yang mesinnya bisa menggerakkan roda langsung, REEV fokus pada pengalaman berkendara full listrik dengan jangkauan lebih jauh.
Berikut adalah perbedaan utama antara REEV dan PHEV:
1. Mekanisme Penggerak Roda
2. Kapasitas Baterai & Jangkauan Listrik
3. Sensasi Berkendara
4. Efisiensi
Singkatnya, REEV adalah Mobil Listrik yang bawa Genset, sedangkan PHEV adalah Mobil Bensin yang bisa dicas.