ChatGPT Gak Cuma Buat Nanya Aja, Fitur-fitur Ini Bisa Bantu Kerjaan
OpenAI memperkenalkan ChatGPT Work, membawa kemampuan Agentic AI untuk pekerjaan sehari-hari, yang memaksimalkan produktivitas.

Highlight Artikel
- ChatGPT Work dari OpenAI membawa kemampuan Agentic AI untuk produktivitas kerja sehari-hari.
- Fitur Plugins memungkinkan integrasi ChatGPT dengan berbagai aplikasi seperti Gmail dan Google Calendar.
- Scheduled Tasks mempermudah otomatisasi pekerjaan harian, dari penyusunan rencana konten hingga rekomendasi bacaan.
- Skills dan Sites memungkinkan pengguna membuat alur kerja khusus yang konsisten dan mendesain situs web tanpa perlu coding.
Daftar Isi
Uzone.id – Siapa bilang
ChatGPT cuma bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan dan membuat foto saja?
Melalui ChatGPT Work, OpenAI membawa beberepa kemampuan yang berguna buat
pekerjaan sehari-hari.
Kemampuan ini pun diperkenalkan dan dicoba langsung oleh
kami dalam Workshop ChatGPT yang diselenggarakan oleh OpenAI Indonesia pada
Selasa (03/11/2026).
“Selama ini, kita menggunakan ChatGPT untuk cari informasi
atau informasi tambahan untuk topik tertentu, sedangkan untuk ChatGPT sendiri
sudah bisa dioperasikan lebih maksimal,” kata Cipluk Carlita, Lead
Communication OpenAI Indonesia.
Ia melanjutkan, “Banyak fitur yang kita miliki untuk membantu untuk mengatur jadwal, menyusun email rilis yang diterima dan lainnya. ChatGPT memiliki kemampuan Agentic AI yang bisa dimaksimalkan kalau teman-teman tahu mengoperasikannya.”
"ChatGPT Work tidak hanya terbatas pada satu tugas saja, melainkan mencakup berbagai tugas, dengan memanfaatkan berbagai aplikasi dan konektor yang berbeda untuk membantu Anda menghasilkan hasil untuk pekerjaan," katanya.
Hasil kerja tersebut bisa berupa dokumen, presentation deck, spreadsheets dan bahkan membangun web atau aplikasi sendiri.
Plugins: Integrasi ChatGPT dengan Berbagai Aplikasi
Dalam kesempatan tersebut, Uzone.id berkesempatan menjajal
langsung sejumlah fitur ChatGPT, mulai dari Plugins, Scheduled Tasks, Skills,
hingga Sites yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan
sehari-hari.
Yang pertama adalah Plugins. Fitur ini memungkinkan ChatGPT
untuk terhubung dengan berbagai aplikasi seperti Gmail, Google Calendar, dan
Google Drive, Spotify, bahkan GitHub dan masih banyak aplikasi lainnya.
Dalam percobaan ini, kami mencoba menghubungkan layanan
Gmail dan Google Calendar ke ChatGPT untuk membantu mengakses informasi tanpa
harus membuka aplikasi satu per satu.
Kami pun meminta ChatGPT untuk mencari email siaran pers
tertentu dengan cara “@gmail, tolong carikan 3 email yang belum dibaca”,
hasilnya ChatGPT akan merangkum isi email yang belum dibaca dengan melampirkan
link untuk membaca email tersebut secara langsung.
Selain itu, fitur ini juga dicoba untuk memeriksa agenda
kegiatan yang tersimpan di Google Calendar.
Scheduled Tasks: Otomatisasi Pekerjaan Harian
Kemudian, kami juga mencoba Scheduled Tasks, yang
memungkinkan ChatGPT menjalankan pekerjaan secara otomatis berdasarkan jadwal
yang ditentukan pengguna.
Dalam workshop tersebut, Uzone.id mencoba membuat tugas
otomatis untuk mencari dan menyusun rencana pemberitaan teknologi atau content
plan setiap Jumat pukul 10.00 WIB.
ChatGPT diminta mencari berita teknologi selama tujuh hari terakhir, memilih isu yang masih relevan, serta memberikan rekomendasi topik untuk satu minggu berikutnya.
Tidak hanya itu, instruksinya juga bisa dibuat lebih
spesifik, mulai dari menentukan kategori berita, mencari sumber primer, hingga
menyusun rekomendasi judul yang ramah mesin pencari.
Selain kebutuhan pekerjaan, kami juga mencoba membuat tugas
otomatis untuk mencari rekomendasi bacaan setiap Sabtu pukul 07.00 WIB.
Skills: Membuat Alur Kerja Khusus Lebih Konsisten
Kemudian ada Skills. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat
instruksi dan alur kerja khusus agar ChatGPT bisa mengerjakan tugas tertentu
secara lebih konsisten.
Misalnya, kami membuat Skill khusus untuk mentranslate
sumber berita online ke dalam bahasa, merapihkan transkrip audio, hingga
menyiapkan judul yang ramah mesin pencari.
Proses pembuatan Skill sendiri bisa dimulai melalui
percakapan dimana pngguna menjelaskan pekerjaan yang ingin dilakukan, kemudian
menyusun instruksi dan kebutuhan pendukungnya.
Sites: Mendesain Situs Web Tanpa Coding
Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan Sites untuk membuat
situs dengan mudah dan praktis tanpa kemampuan coding/pemograman.
Cara kerjanya cukup sederhana, kalian hanya perlu
menjelaskan website seperti apa yang ingin dibuat, mulai dari konsep, tampilan,
hingga fitur yang ingin ditambahkan.
Untuk menggunakannya kalian hanya perlu mengklik ikon titik
tiga (---) atau menu Jelajahi di bagian kiri menu ChatGPT lalu pilih Sites,
lalu pilih Situs dan masukkan prompt untuk membuat situs sesuai dengan
keinginan kalian.
FAQ Artikel
Apa itu ChatGPT Work?
ChatGPT Work adalah kemampuan baru dari OpenAI yang membawa fitur-fitur canggih untuk membantu pekerjaan sehari-hari, melampaui sekadar menjawab pertanyaan atau membuat foto.
Fitur apa saja yang diperkenalkan dalam ChatGPT Work?
Fitur-fitur utama yang diperkenalkan adalah Plugins, Scheduled Tasks, Skills, dan Sites, semuanya dirancang untuk meningkatkan produktivitas.
Bagaimana fitur Plugins dapat membantu pekerjaan?
Fitur Plugins memungkinkan ChatGPT terhubung dengan berbagai aplikasi seperti Gmail, Google Calendar, Spotify, dan GitHub, untuk mengakses informasi atau melakukan tindakan tanpa membuka aplikasi satu per satu.
Bisakah ChatGPT Work membantu mengatur jadwal atau membuat rencana konten secara otomatis?
Ya, dengan fitur Scheduled Tasks, ChatGPT bisa menjalankan pekerjaan secara otomatis berdasarkan jadwal yang ditentukan, seperti menyusun rencana pemberitaan teknologi atau mencari rekomendasi bacaan.
Apa fungsi fitur Sites dalam ChatGPT Work?
Fitur Sites memungkinkan pengguna untuk membuat situs web dengan mudah dan praktis tanpa memerlukan kemampuan coding/pemrograman, cukup dengan menjelaskan konsep, tampilan, dan fitur yang diinginkan.
Vina Insyani
Jurnalis