Home
/
Automotive

Chery Luncurkan Merek Baru Freelander, The Legend Reborn!

Chery dan JLR membangkitkan Freelander menjadi sub-merek NEV, meluncurkan Freelander 8, SUV listrik perpaduan teknologi elektrifikasi Chery dan desain JLR.

Chery Luncurkan Merek Baru Freelander, The Legend Reborn!

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi membangkitkan kembali nama Freelander sebagai sub-merek independen yang berfokus pada kendaraan energi baru (NEV).
  • Debut perdana ditandai dengan peluncuran Freelander 8, sebuah SUV listrik mewah berukuran penuh yang diproduksi di fasilitas bersama Chery-JLR di Changshu, China.
  • Aliansi ini memadukan riset platform elektrifikasi terdepan Chery dengan warisan desain ikonik serta keahlian rekayasa kelas dunia dari JLR.
  • Freelander 8 memiliki dimensi masif, dapur pacu hibrida bertenaga 460 kW (625 PS) dengan torsi 662 Nm, daya jelajah gabungan hingga 886 km, dan kemampuan off-road tangguh.

Wuhu, China, Uzone.id — Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi membangkitkan kembali nama legendaris Freelander sebagai entitas sub-merek independen yang berfokus penuh pada lini kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV).

Diumumkan di Wuhu, China, yang dihadiri Uzone.id, langkah strategis ini langsung ditandai dengan debut perdana Freelander 8.



Berada di kelas SUV listrik mewah berukuran penuh (full-size luxury SUV), model ini diproduksi langsung dari fasilitas perakitan bersama Chery-JLR di Changshu, China.

Transformasi ini mengubah rekam jejak Freelander, yang sebelumnya berkiprah sebagai model SUV ikonik Land Rover periode 1997–2015, menjadi simbol sinergi teknologi modern.

Executive Vice President Chery International, Chen Chunqing, menyatakan bahwa aliansi ini mengawinkan riset platform elektrifikasi terdepan milik Chery dengan reputasi rekayasa teknis serta warisan desain berkelas dari JLR.

"Kemitraan strategis ini memadukan kemampuan riset dan teknologi elektrifikasi terdepan Chery dengan warisan desain ikonik serta keahlian rekayasa kelas dunia dari Jaguar Land Rover," ujar Chen di lokasi acara yang dihadiri Uzone.id

Dilokasi yang sama, CEO Freelander International, Lucia Mao, turut menegaskan bahwa peleburan kapabilitas kedua grup otomotif tersebut disiapkan matang untuk menjawab ekspektasi tinggi pasar global.

"Ambisi proyek ini melampaui kebangkitan nostalgia semata, melainkan peleburan DNA otomotif Britania Raya dengan inovasi teknologi Tiongkok untuk membuka peluang baru," ujar Lucia.

Ketangguhan Freelander 8 dimatangkan melalui fase riset dan pengembangan selama bertahun-tahun di bawah pengawasan Antonio Maresca selaku Chief Engineer Chery R&D Centre.

Sebanyak 200 unit purwarupa telah diterjunkan dalam uji jalan lintas benua yang mencakup rute-rute menantang di Asia, Eropa, hingga Timur Tengah.

Secara kumulatif, pengujian ketahanan tersebut menempuh jarak hingga 2,1 juta kilometer di atas berbagai variasi kontur medan guna memastikan keandalan kemampuan jelajahnya.

Secara dimensi, Freelander 8 dirancang masif dengan panjang mencapai 5,11 meter dan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.040 mm.

Bagian kabin menawarkan fleksibilitas ruang lewat opsi konfigurasi lima penumpang serta enam kursi bergaya eksekutif (executive seating).

Sisi estetika eksteriornya tetap mempertahankan DNA orisinal Land Rover, mulai dari siluet bodi kokoh bergaya castle-style, sudut pilar D yang landai, hingga aksen jendela kuartal segitiga yang kini diadopsi sebagai inspirasi visual logo anyar Freelander.

Dapur pacu Freelander 8 memadukan mesin bensin 2.000 cc turbo khusus sistem hibrida dengan sepasang motor elektrik dan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 34,12 kWh.

Penyaluran tenaga ke seluruh roda menghasilkan daya gabungan mencapai 460 kW atau setara 625 PS dengan torsi puncak 662 Nm.

Mengacu pada pengujian siklus kombinasi spesifikasi Timur Tengah, mobil ini mampu menempuh rute hingga 886 km saat bahan bakar dan daya terisi penuh, termasuk kemampuan berkendara murni bertenaga listrik sejauh 110 km.

Karakter lintas medan mobil ini diperkuat jarak terendah ke tanah yang mencapai 266 mm, disokong suspensi udara dua bilik dan peredaman adaptif Continuously Controlled Damping.

Pengendalian dioptimalkan oleh Intelligent All-Terrain System dengan sembilan opsi berkendara, mencakup tujuh setelan medan khusus.

Pengujian internal mencatat kendaraan ini sanggup melintasi artikulasi roda menyilang hingga 800 mm, menanjak pada sudut kemiringan 70 persen, dan menerobos rendaman air hingga kedalaman 900 mm, kendati kinerja riil tetap bergantung pada rintangan lapangan dan gaya berkendara.



Kenyamanan interior digerakkan oleh komputasi cip Qualcomm SA8295P pada area kokpit. Keselamatan berkendara ditunjang teknologi bantuan cerdas level dua plus yang memuat lebih dari tiga puluh fungsi proteksi.

Ditambah sistem parkir otonom Super Intelligent Valet Parking untuk pasar tertentu. Secara visual, identitas Freelander 8 ditegaskan melalui rancang bangun bodi bergaya kastel serta formasi lampu utama interlocking yang khas.

FAQ Artikel

Apa itu sub-merek Freelander yang baru?

Sub-merek Freelander adalah entitas independen baru yang dibentuk oleh Chery dan Jaguar Land Rover (JLR), khusus berfokus pada lini kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV).

Apa model pertama yang diluncurkan di bawah sub-merek Freelander?

Model perdana yang diluncurkan adalah Freelander 8, sebuah SUV listrik mewah berukuran penuh.

Di mana Freelander 8 diproduksi?

Freelander 8 diproduksi di fasilitas perakitan bersama Chery-JLR di Changshu, China.

Apa keunggulan utama dari Freelander 8?

Freelander 8 adalah SUV listrik mewah berdimensi masif, ditenagai mesin hibrida dengan total daya 460 kW (625 PS) dan torsi 662 Nm, mampu menempuh jarak hingga 886 km, serta dilengkapi fitur off-road tangguh seperti suspensi udara dan Intelligent All-Terrain System.

Bagaimana kemitraan Chery dan JLR berkontribusi pada Freelander?

Kemitraan ini memadukan kemampuan riset dan teknologi elektrifikasi terdepan milik Chery dengan reputasi rekayasa teknis serta warisan desain berkelas dari Jaguar Land Rover, menciptakan sinergi teknologi modern.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article