
Uzone.id - Samsung memperkenalkan Galaxy AI bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S24 pada awal tahun 2024 lalu. Saat itu gebrakan dilakukan dengan adopsi sistem kecerdasan buatan langsung di dalam ponsel.
Galaxy AI menjadi salah satu fitur unggulan Samsung Galaxy S24 series, di luar spesifikasi ponselnya yang juga paling canggih saat itu. Kecerdasan buatan ini juga kemudian disebar ke beberapa seri ponsel dan tablet Samsung sebelumnya seperti Galaxy S23 series, Galaxy S22 series dan tablet Galaxy Tab S9 dan S8 series.Ada beberapa fungsi yang diandalkan Samsung pada Galaxy AI, antara lain:
Usai sesi Samsung Galaxy Unpacked 2024 yang dilaksanakan di Paris pekan lalu, tim Uzone.id berkesempatan melalukan interview dengan Patrick Chomet, EVP Head of Customer Experience Office, MX Samsung, menjelaskan soal fitur yang paling banyak dipakai oleh pengguna Galaxy.
Patrick Chomet, EVP Head of Customer Experience Office, MX Samsung (Uzone.id/Trisno Heriyanto)
“Saat ini sudah ada lebih dari 100 juta pengguna Galaxy AI, dan berdasarkan data kami fitur yang paling banyak dipakai adalah Circle to Search. Karena memang memudahkan pengguna untuk mencari sesuatu di Internet,” katanya.
Senada dengan Chomet, Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, dalam kesempatan terpisah juga membeberkan hasil yang serupa.
“Riset kami menyebutkan bahwa Circle to Search paling banyak digunakan,” katanya, saat dikonfirmasi Uzone.id.
Dilihat dari antusiasnya pengguna Galaxy AI belakangan ini, membuat Samsung percaya diri bahwa setidaknya bakal ada 200 juta pengguna Galaxy AI pada akhir 2024 ini yang mengaksesnya melalui ponsel pintar atau tablet.