icon-category Auto

Corona Mulai Bikin Orang Malas Beli Mobil Baru

  • 17 Apr 2020 WIB
Bagikan :

Uzone.id - Pandemi corona di Indonesia mulai ramai di awal Maret 2020 dan sepanjang bulan itu juga, makin sedikit orang yang beli mobil. Penjualan nasional pun turun.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil nasional sepanjang Maret mengalami penurunan mencapai 15 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Dan kalau dibandingkan dengan Februari, penjualan mobil sepanjang Maret juga mengalami penurunan sebesar 3,5 persen, dari 79.601 unit menjadi 76.800 unit.

Baca juga: Yamaha TMax Mesin 560 cc Akan Dirilis 8 Mei

Sepanjang Maret, penjualan Toyota masih yang terbanyak dengan total 26.346 unit atau naik dibanding bulan Februari yang sebanyak 25.180 unit.

Namun dibanding bulan Maret 2019 penjualan Toyota juga turun, karena Maret tahun lalu jualannya mencapai sebanyak 28.902 unit.

Kondisi yang mirip juga terjadi di Daihatsu yang penjualannya naik dari bulan sebelumnya, tapi turun dibanding Maret yang sama tahun lalu.

Penurunan penjualan juga dialami Mitsubishi Indonesia, dari 10.903 unit di Februari menjadi 10.359 unit pada Maret tahun ini.

Suzuki pun mengalami penurunan penjualan, ketik di Februari berhasil menjual sebanyak 8.613 unit, maka sepanjang Maret hanya sanggup menjual sebanyak 5.085 unit saja.

Barangkali hanya Honda yang mencatatkan kenaikan penjualan dari sebelumnya 11.373 unit pada Februari menjadi 12.068 unit pada Maret tahun ini.

“Maret penjualan masih lumayan walaupun ada penurunan, karena sejumlah APM meluncurkan model baru. Ini kan dampak dari Covid-19 ya. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir,” ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

Secara total, penjualan mobil sepanjang kuartal pertama tahun ini sebanyak 236.825 unit turun 7,3 persen dibanding rentang waktu yang sama tahun 2019.

VIDEO Review Mobil Keluarga dan Simulasi Penumpang Saat PSBB:

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini