Digilife

Deretan Artis Populer yang Kena Cancel Culture Warganet

  • 18 November 2021
  • Bagikan :
    Deretan Artis Populer yang Kena Cancel Culture Warganet

    Foto: Mimi Thian/Unsplash

    Uzone.id - Tren cancel culture menjadi hal yang menyeramkan bagi publik figur. Tak hanya mendapat kecaman, karir mereka pun terancam ‘berakhir’ apabila ketahuan melakukan skandal.

    Beberapa ‘skandal’ yang biasanya memicu cancel culture diantaranya rasisme, cultural appropriation, bullying, pelecehan seksual, kekerasan, dan pelanggaran terhadap isu-isu kemanusiaan lainnya.

    Dampak yang dialami akibat cancel culture ini beragam, namun hal ini tentu berdampak pada kerugian materi maupun psikis. Mulai dari hujatan di sosial media, pemutusan kontrak, penghapusan karya dan sosial media dari internet hingga berakhirnya karir di dunia hiburan.

    Korea Selatan menjadi salah satu negara yang menerapkan sistem cancel culture pada selebritisnya, begitupun juga dengan Amerika Serikat dan China.

    Namun, beberapa negara lainnya juga telah mengadopsi tren ini untuk menghukum influencer yang memiliki sikap yang tidak terpuji. Salah satunya adalah Indonesia yang mulai menerapkan tren ini di sosial media.

    Berikut beberapa artis populer dari belahan dunia yang mengalami kejamnya tren cancel culture.

    The Dixie Chicks

    Pada masa jayanya, penyanyi trio asal Amerika Serikat ini pernah beberapa kali memenangkan penghargaan bergengsi Grammy Award dan sempat menjadi salah satu band wanita paling populer pada masanya.

    Siapa sangka kalau Dixie Chicks disebut-sebut sebagai salah satu publik figur paling pertama yang mengalami dampak dari cancel culture.

    Hal ini berawal pada tahun 2003 dimana salah satu vokalisnya Natalie Maines mengkritik presiden saat itu George W. Bush, pada malam invasi Amerika ke Irak.

    “Asal kalian tahu, kami malu presiden Amerika Serikat berasal dari Texas,” katanya di depan penggemar di London.

    Tentu hal ini memicu tanggapan pedas dari berbagai pihak termasuk 'ledakan' di internet. Akibatnya band ini kena ‘cancel’ oleh pengguna internet saat itu.

    Dikutip dari Parentology, momen ini digadang-gadang sebagai yang pertama kalinya dimana internet mengambil dampak yang cukup besar dalam meng-cancel seseorang karena dianggap memiliki ‘unpopular  opinion’.

    Akibat cancel culture ini, CD Dixie Chicks dikumpulkan lalu dihancurkan, bahkan Maines menerima ancaman pembunuhan dari orang-orang.

    Ellen DeGeneres 

    Siapa sih yang tidak kenal Ellen DeGeneres, pembawa acara talkshow ini terkenal sangat friendly dengan teman-teman sesama artisnya.

    Sayangnya, hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh mantan pegawai dari acara tersebut.

    Ellen diketahui memiliki kepribadian yang buruk sehingga menciptakan lingkungan pekerjaan yang toxic. Hal inilah yang mendorong Ellen di cancel oleh berbagai pihak, termasuk warganet.

    Salah satu dampak yang dirasakan olehnya adalah turunnya followers di sosial media dan anjloknya rating acara talk show Ellen DeGeneres. Bahkan acara yang sudah tayang hampir dua dekade tersebut dikonfirmasi akan berakhir pada tahun 2022 mendatang.

    JK Rowlings

    Selanjutnya adalah penulis novel fantasi Harry Potter, JK Rowling. Salah satu penulis terkaya ini di-cancel di sosial media akibat beberapa kasus kontroversial nya.

    Salah satunya adalah naiknya #RIPJKRowling Akibat novelnya yang berjudul Trouble Blood disebut kontroversial. 

    Iya juga di cancel karena cuitan Andri Transgender yang ia buat di akun Twitter resminya.  ia mengatakan bahwa Ada banyak pengobatan kesehatan mental pada masyarakat transgender.  Tentu hal ini menimbulkan reaksi pedas dari para pengguna Twitter.

    Ceritanya ini bahkan mendapatkan tentangan dari bintang-bintang helikopter termasuk Daniel Radcliffe Rupert grint dan Emma Watson.

    Berita terbaru menyebutkan bahwa karena cancel culture tersebut JK Rowling dipastikan tidak akan menghadiri perayaan Harry Potter yang ke 20 tahun.

    Johnny Depp

    Lanjut ke salah satu bintang film terkenal Johnny Depp, Ia di-cancel karena tuduhan kekerasan yang dilakukan olehnya kepada sang istri, Amber Heard. Akibatnya Johnny Depp Minta mundur dari project Fantastic Beasts. 

    Kim Seon Ho

    Tren cancel culture yang menimpa Kim Seon Ho baru-baru ini menggegerkan jagat maya. Pasalnya skandal ini muncul di saat popularitas aktor ini meningkat. Skandal tersebut melibatkan Kim Seon Ho dan mantan pacarnya. 

    Iya dituduh meminta sang mantan untuk menggugurkan kandungannya. Akibatnya Ia di cancel oleh warganet Korea begitupun oleh warganet dari berbagai negara. Ia juga kehilangan project yang sedang ia jalani begitupun iklan-iklan beberapa produk.

    Namun beberapa waktu terakhir, tuduhan tersebut disebut-sebut tidak benar dan para warganet mulai mempercayai kembali. 

    Kim seon-ho disebut-sebut menjadi salah satu seleb Korea yang selamat dari fenomena cancel culture netizen Korea Selatan.

    Kris Wu

    Ada artis China Kris Wu yang di cancel karena kasus pelecehan seksual yang ia lakukan ke beberapa wanita termasuk gadis di bawah umur. Akibat skandal ini, ia mendapat cibiran pedas dan Pemutusan pada project dan iklan yang ia tanda tangani sebelumnya.

    Tak hanya itu sosial medianya juga dihilangkan dari berbagai platform, seperti Weibo, TikTok, Baidu, tencent Video, iQIYI Video, dan lainnya. Akun-akun pendukungnya juga ikut dihapus dari platform tersebut.

    Vicki Zhou

    Sedikit berbeda dari Kris Wu, Vicki Zhou mengalami cancel culture yang melibatkan pemerintah China secara langsung. Namanya dilenyapkan dari berbagai situs dan platform internet di China dan masuk kedalam daftar hitam pemerintahan.

    Saipul Jamil

    Selanjutnya, Indonesia juga mulai menerapkan tren cancel culture pada selebriti yang dianggap problematik.

    Yang terbaru warganet Indonesia melakukan cancel culture terhadap penyanyi dangdut Saipul Jamil. Saipul Jamil diketahui merupakan seorang pelaku pelecehan seksual yang baru bebas dari jeruji besi.

    Warganet Indonesia meminta stasiun televisi untuk tidak mengundang Saiful Jamil karena dianggap tidak pantas dan akan menimbulkan rasa trauma terhadap korban.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini