
Uzone.id - Seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), jadi panggung buat banyak inovasi ‘aneh’. Dari asisten hologram, robot vacuum yang punya tangan mekanik, teknologi layar futuristik, sampai ‘permen’ lolipop yang bisa memutar musik.
Berikut ini tim Uzone.id sudah merangkum setidaknya 10 gadget paling unik di lantai pameran CES 2026:Razer Project AVA
Aksesori ini bukan sekadar pajangan, melainkan seperti asisten virtual yang bisa kalian taruh di atas meja. Razer Project AVA adalah AI Desk Companion berbentuk hologram 3D setinggi 5,5 inci. Ada beberapa pilihan model yang bisa ditampilkan, seperti AVA berwujud logo Razer, Kira, Zane, Faker, dan Sao.
Ia seolah punya mata—kamera dan sensor khusus untuk berinteraksi dengan penggunanya. Gerakannya dibuat luwes, memiliki wajah yang ekspresif dan sinkronisasi bibir untuk interaksi yang lebih realistis.
Kemampuannya pun bukan sekadar untuk mengingatkan jadwal pengguna saja, tapi bisa juga membantu dalam hal strategi bermain game.
Dreame Cyber X dan Cyber 10 Ultra
Di CES 2026, Dreame bawa dua inovasi menarik. Pertama, robot vacuum konsep, Dreame Cyber X. Robot ini punya kaki roda rantai ala tank yang bisa memanjat tangga setinggi 25 cm. Uniknya, Dreame Cyber X juga bisa menggendong robot vacuum lainnya untuk pindah lantai.
Sementara Dreame Cyber 10 Ultra, awalnya robot ini dipamerkan di ajang IFA yang berlangsung di Berlin, Jerman. Di CES 2026, Dreame pun memastikan kalau robot vacuum dengan tangan mekanik ini akan dijual pada akhir tahun ini.
Robot ini punya lengan mekanik yang bisa memungut barang seberat 500 gram, seperti mainan atau kaus kaki yang berserakan. Lengannya juga bisa mengganti kepala sikatnya sendiri di base station, jadi robot ini bisa menyedot debu di celah sempit layaknya menggunakan vacuum stick manual.
Honor Robot Phone
Wujud Honor Robot Phone akhirnya dipamerkan langsung di CES 2026. Ponsel ini mengusung desain yang tidak seperti smartphone pada umumnya, lantaran punya kamera gimbal yang terpasang pada lengan robotiknya. Ya, kalian nggak salah baca, ponsel ini punya lengan yang bisa keluar masuk bingkai kameranya.
Di bagian belakangnya, terdapat modul kamera yang sangat besar dengan area cekung yang berfungsi layaknya rumah untuk si lengan robot. Saat mode idle, kamera tersebut tersimpan rapi di dalam cekungan tersebut.
Tapi saat kameranya diaktifkan, sebuah lengan mekanis akan mengangkat lensa kamera keluar dari wadahnya. Menariknya, bentuk kameranya seperti kepala robot kecil yang sedang menengok dari balik ponsel.
Lengan ini bukan sekadar mengeluarkan modul kamera saja, fungsinya lebih dari itu. Lengan robotik ini memungkinkan kamera bergerak fleksibel berkat fitur gimbal, jadi bukan sekadar naik-turun saja.
Clicks Communicator
Akhirnya ada lagi smartphone ala BlackBerry yang terkenal dengan tombol QWERTY fisiknya, dan ini berbasis Android. Namanya Clicks Communicator, ponsel besutan Clicks yang dikenal sebagai penyedia casing dengan keyboard fisik untuk iPhone.
Smartphone ini didesain khusus buat pengguna yang butuh sensasi ‘klik, klik’ saat menekan tombol. Uniknya, Clicks Communicator bukan diposisikan sebagai smartphone utama buat pengguna, melainkan menjadi secondary device buat mereka yang butuh perangkat khusus untuk bekerja.
Asus ROG Xreal R1
Berikutnya adalah kacamata augmented reality buat main game, Asus ROG Xreal R1. Kolaborasi antara Asus ROG dan Xreal ini menghadirkan kacamata AR pertama beresolusi Full HD dengan refresh rate 240Hz.
Layarnya sudah Micro-OLED yang suguhkan layar virtual seluas 117 inci, seperti main game di layar bioskop. Layar ini disimulasikan seolah-olah berjarak 4 meter dari mata pengguna, dengan sudut pandang yang diperluas sampai 57 derajat.
Asus ROG Xreal R1 punya ROG Control Dock dengan Display Port 1.4 dan dua slot HDMI 2.0, memungkinkan kacamata AR ini untuk tersambung langsung ke PC atau konsol dengan hanya klik satu tombol saja.
Untuk pengguna gaming handheld ROG Ally, kacamata AR ini juga bisa dijadikan aksesori tambahan yang serasi. Tinggal sambungkan via USB-C, seluruh game akan ditampilkan pada layar virtual Asus ROG Xreal R1 tanpa perlu pengaturan tambahan.
Lego Smart Brick
Balok klasik Lego, sekarang punya chip pintar di dalamnya. Chip Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) berukuran 4,1 mm ini menjalankan sistem Play Engine, sistem yang dapat mendeteksi hal-hal seperti gerakan, orientasi, dan medan magnet.
Ditambah dengan beberapa komponen lain, Lego Smart Brick pun bisa mendeteksi jarak, arah, dan orientasi balok pintar di dekatnya. Ada juga speaker kecil yang bisa mengeluarkan suara seperti gerakan mainan yang dibuat.
Agar balok pintar ini paham konteks penggunaannya, Lego menyematkan Smart Tag dan Smart Minifigure. ID digital di dalamnya berfungsi memberi identitas pada mainan tersebut lewat sistem komunikasi magnetik jarak dekat yang mirip NFC, sehingga balok ini tahu peran apa yang harus ‘dimainkan’.
Lollipop Star
Ini mungkin gadget paling receh tapi unik dan juga canggih. Lollipop Star adalah permen lolipop yang bisa memutar musik lewat teknologi bone conduction.
Jadi, saat permennya digigit atau diemut, musiknya bakal terdengar langsung di dalam kepala penggunanya tanpa perlu earphone. Seperti permen lolipop, ada tiga rasa yang tersedia, Ice Spice (rasa buah persik), Akon (rasa blueberry), dan Armani White (rasa jeruk nipis).
LG CLOiD
Robot lainnya di CES 2026, yakni LG CLOiD. Robot ini punya kepala dengan layar yang bisa menampilkan ekspresi wajah saat diajak ngobrol.
Fungsi utama LG CLOiD adalah asisten rumah tangga. Berbekal dua lengan robotik yang punya sendi lengkap dan jari-jari lincah, robot ini bisa melipat cucian, mengeluarkan piring dari dishwasher, sampai menyajikan makanan dari oven.
Tapi ada satu kekurangan. Lantaran basis kakinya pakai roda mirip robot vacuum, CLOiD cuma bisa mengambil barang yang posisinya setinggi lutut ke atas. Jadi kalau ada barang jatuh di lantai, robot ini belum bisa bantu ambil. LG sendiri menyebut CLOiD saat ini masih sebatas konsep untuk memamerkan visi masa depan robot rumahan.
Samsung AI OLED Cassette dan Turntable
Samsung Display membawa tema retro-futuristik ke level berbeda lewat pameran 'A New Era of Experience'. Bintang utamanya adalah AI OLED Cassette.
Bentuknya persis kaset pita, tapi dua lubang rodanya diganti dengan layar OLED bundar ukuran 1,5 inci. Satu layar berfungsi sebagai antarmuka interaktif mirip smartwatch, satunya lagi menampilkan status pemutaran. Di bagian atasnya, ada layar tambahan berbentuk kapsul lengkap dengan UI ala radio tuner.
Bukan cuma kaset, Samsung juga memamerkan AI OLED Turntable, sebuah pemutar piringan hitam dengan layar sentuh OLED raksasa 13,4 inci di tengahnya.
HP Eliteboard G1a
Last but not least, ada HP Eliteboard G1a yang konsepnya beneran mengadopsi konsep ‘komputer jinjing’. Ini bukan laptop, tapi keyboard yang sudah tertanam PC berstandar Copilot+.
Di balik tombol-tombolnya, ada prosesor AMD Ryzen AI 300 Series (hingga Ryzen AI 7 350 PRO) dengan performa AI mencapai 50 TOPS. RAM-nya bisa sampai 64 GB dengan penyimpanan SSD 2 TB.
Ini yang menarik, keyboard ini bisa dipasangkan hingga dua monitor 4K sekaligus. Selain itu, HP Eliteboard G1a juga mengadopsi desain modular, dimana pengguna tinggal membuka penutup bawah untuk mengganti RAM, SSD, baterai, kipas, hingga unit keyboard-nya sendiri. HP memastikan perangkat ini rilis Maret mendatang.
Mana nih yang paling menarik buat kalian?