
Ada beberapa lagu yang selalu terngiang-ngiang di telinga dan musiknya susah dihilangkan dari kepala. Para ilmuwan dan musisi sepakat menyebutnya ‘earworm.’
Lagu yang baru-baru ini naik daun, misalnya. Despacito, yang dinyanyikan Luis Finto dan turut dimeriahkan vokal Justin Bieber. Ia menjadi lagu paling didengar sepanjang masa.
Padahal tak banyak orang bisa berbahasa Latin seperti Finto penyanyi aslinya. Tak juga banyak yang tahu bahwa Despacito sejatinya berarti ‘pelan-pelan’ dan berkonteks seksual.
Earworm = penerimaan + (kemungkinan untuk bisa ditebak-kejutan) + potensi melodi + (repetisi irama x 1,5). Dengan formula itulah ia dan timnya menemukan 20 lagu earworm.
“Jika Anda melihat pada lagu-lagu yang muncul dalam penelitian ini, mereka semua punya sidik jari berirama yang khas. Jika kami hilangkan melodinya, mereka masih bisa dikenali dari iramanya saja,” kata Williams, menyebut lagu paling earworm adalah We Will Rock You.
Berikut adalah 20 lagu paling earworm yang didapat dari penelitian.
Lihat juga:Alasan Ilmiah Lagu Kerap 'Menempel' di Otak |
Queen—We Will Rock You
Pharrell Williams–Happy
Queen–We Are The Champions
The Proclaimers—I’m Gonna Be (500 Miles)
The Village People–YMCA
Queen–Bohemian Rhapsody
Europe–The Final Countdown
Bon Jovi–Livin’ On a Prayer
James Pierpoint–Jingle Bells
Baha Men–Who Let The Dogs Out?
Psy–Gangnam Style
Rick Astley–Never Gonna Give You Up
Journey–Don’t Stop Believin
Mark Ronson–Uptown Funk
Taylor Swift–Shake It Off
Michael Jackson–Beat It
Kaiser Chiefs–Ruby
The Rocky Horror Show–The Timewarp
Meghan Trainor–All About The Bass
Culture Club–Karma Chameleon
|
Justin Bieber turut andil membuat Despacito terkenal. (REUTERS/Kevork Djansezian)
|
Di luar iramanya yang earworm, Despacito juga banyak diminati karena diramaikan oleh Bieber dan punya beragam kontroversi. Bieber yang salah lirik sampai menolak menyanyikannya, Malaysia yang melarangnya, bisa menjadi ‘sokongan’ popularitas Despacito.