Auto

Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang Lagi Sampai Akhir Tahun, Harga Mobil Berubah Lagi

  • 21 September 2021
  • Bagikan :

    Foto: Daihatsu

    Uzone.id - Setelah sempat tertunda, pemerintah akhirnya kembali memperpanjang diskon PPnBM sebesar 100 persen untuk mobil-mobil baru dengan syarat tertentu, sampai akhir tahun 2021.

    Dengan begitu, maka sejumlah pabrikan yang semula sudah merevisi harga jual mobil-mobilnya yang terkena imbas insentif ini, kembali melakukan revisi dan dipastikan kembali jadi lebih murah dari sebelumnya yang hanya 25 persen.

    Pemerintah beralasan, kebijakan ini untuk mendorong penjualan mobil sehingga menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian Indonesia. Adanya insentif tersebut juga dilakukan untuk menambah daya dorong kebijakan dalam menstimulasi konsumsi masyarakat. 

    BACA JUGA: Tips Menjaga Traksi Roda Saat Riding

    Insentif yang diperpanjang meliputi, PPnBM DTP 100% untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc, PPnBM DTP 50% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin >1.500 cc s.d. 2.500 cc, serta PPnBM DTP 25% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasitas mesin >1.500 cc s.d. 2.500 cc.

    Nah, buat yang sudah terlanjur membeli mobil baru dengan PPnBM 25 persen, nantinya dana tersebut bisa direfund oleh merek-merek terkait tempat konsumen tersebut membeli mobil, alias oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan pemungutan.

    Efek dari insentif PPnBM 100 persen ini diklaim terlihat jelas. Kementerian Keuangan melaporkan, secara kumulatif Januari-Juli 2021, penjualan mobil ritel telah tumbuh 38,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. 

    Catatan Kementerian Perindustrian, produksi mobil secara kumulatif Januari – Juli 2021 mampu tumbuh 49,4 persen (yoy). 

    Peningkatan produksi ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik namun juga ekspor kendaraan complete knockdown (CKD) yang tumbuh 169,7 persen pada periode yang sama.

    Mengenal Taksi Terbang yang Siap Beroperasi di Indonesia: