Dongkrak Stamina Anda Sampai Level Tertinggi
Tujuan latihan ini adalah untuk pembentukan otot dan kekuatan tulang, seperti latihan beban, push up, pull up, dan sebagainya.

Kita ketahui bersama, ada dua jenis latihan fisik, yaitu latihan aerobik dan latihan anerobik. Latihan aerobik adalah latihan fisik yang membutuhkan asupan oksigen ke dalam tubuh, seperti lari, renang, atau bersepeda cepat.
Tujuan latihan ini adalah meningkatkan kerja jantung dan sistem kardiovaskuler. Latihan anaerobik adalah latihan yang tak membutuhkan asupan oksigen banyak untuk tubuh.Tujuan latihan ini adalah untuk pembentukan otot dan kekuatan tulang, seperti latihan beban, push up, pull up, dan sebagainya.
Fungsi utama lain dari latihan aerobik adalah untuk meningkatkan dan mempertahankan stamina tubuh saat melakukan beragam olahraga. Ini sangat penting jika Anda berlomba lari marathon atau trail run. Dalam olahraga itu, kecepatan harus berbanding lurus dengan ketahanan stamina.
Dengan memvariasikan metode latihan aerobik, Anda dapat meningkatkan efisiensi sistem energi dan melatih tubuh Anda untuk berlari lebih kuat saat menjaga kecepatan yang tinggi hingga garis akhir.
Latihan Aerobik Tingkatkan Stamina
Ada beragam latihan aerobik yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan stamina. Fitness for Men memilih latihan di atas treadmill untuk memudahkan Anda mengontrol dan melihat perkembangan olahraga Anda.
#1. Lakukan pemanasan selama lima menit pada kecepatan yang nyaman. Mulailah melangkah di treadmill dan lakukan beberapa latihan fleksibilitas untuk mempersiapkan otot-otot Anda.
#2. Mulailah dengan kecepatan sekitar 12 km/jam, dengan berlari selama tiga menit per set. Lakukan untuk 6 set. Di tiap set, selingi dengan istirahat selama 1 menit.
#3. Di akhir tiap interval, catat detak jantung dan RPE (rate of perceived exertion). Dalam RPE, level 10 merupakan tingkat sprint tertinggi yang bisa dicapai. Setelah melakukan kecepatan tertinggi, turunkan kecepatan hingga 1 km/jam.
#4. Satu menit setelah Anda menyelesaikan metode tersebut, catat kecepatan dan detak jantung Anda.
#5. Lakukan latihan ini setiap dua minggu dan catat hasilnya untuk mengetahui perkembangan Anda.
Dengan rutin melakukan latihan ini, Anda akan semakin bugar. Anda pun akan bisa berlari lebih cepat dan lebih jauh lagi.