Uzone.id - Kondisi geopolitik belakangan ini sedang memanas hingga dunia berada di ujung tanduk terjadinya perang. Meski kondisinya sedang memanas, namun Yamaha Indonesia mengakui saat ini kondisi tersebut belum mengganggu kinerja ekspor.
Di akhir 2025 dan awal tahun 2026 ini, terdapat beberapa konflik global yang sedang berlangsung seperti perang Rusia dan Ukraina yang masih bergulir. Kemudian ada juga Amerika Serikat yang menunjukkan agresi militernya dengan menyerang Presiden Venezuela.Bahkan belakangan ini Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump berencana menyerang Iran dan Greenland.
Situasi yang memanas secara global ini memberikan dampak bagi sejumlah merek otomotif global yang memiliki fasilitas manufaktur di Indonesia.
Namun Yamaha Indonesia mengaku sejauh ini ekspornya masih aman-aman saja, semua kinerja pengapalan motor ke luar negeri masih sesuai dengan arahan dari prinsipal mereka di Jepang.
"Kalau di kami, yang saya tahu dari target yang diberikan YMC terhadap YIMM (Yamaha Indonesia Motor Mfg) untuk ekspor global modelnya (sejauh ini) masih bisa kita penuhi ya," ujar Rifki Maulana selaku Manager Public Relation, YRA & Community PT YIMM di Jakarta belum lama ini.
"(Kinerja ekspor) tahun lalu kalau dibandingkan dengan sebelumnya (tahun 2024), itu naik (angkanya)," lanjutnya.
Perlu diketahui, salah satu pabrikan otomotif Indonesia yang terdampak gejolak geopolitik adalah Toyota. Ekspor mobil asal Jepang ini berpotensi terganggu akibat agresi militer Amerika Serikat ke Venezuela.
Meski pihak Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengaku sejauh ini belum terasa dampaknya, namun mereka memiliki pasar ekspor ke kawasan Amerika Selatan.
Sedangkan, Yamaha Indonesia menjadi salah satu basis produksi motor secara global. Artinya motor buatan Yamaha Indonesia dari pabrik Pulogadung dan Jawa Barat telah diekspor ke sekitar 45 negara.
Model yang diproduksi dan diekspor Yamaha Indonesia di antaranya Nmax dan Xmax untuk model skutik. Sementara di lini sport terdapat R15, R25, R3, MT-15, dan MT-25.
Bahkan Yamaha juga turut mengekspor motor besar yakni MT-07 ke negara Eropa. Menariknya produk tersebut menjadi motor besar yang pertama kali diproduksi di Indonesia.