icon-category Music

Ekstase dan Pembuktian Pijar di Musik Indonesia

  • 18 Sep 2017 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Menjadi musisi di luar Jakarta memang tidaklah mudah, ini yang dirasakan oleh tiga pemuda asal Medan, Alfredo (vocal & guitar), Ican (guitar lead), dan Aul (drum). 

    Anak-anak muda yang tergabung dalam band Pijar ini akhirnya memutuskan untuk merantau ke Jakarta, demi mengejar keinginan menjadi musisi yang lebih besar.

    Keputusan yang dibilang berani mengingat nama dan fans base mereka sudah lumayan besar di seantero Medan, dan itu semua harus ditinggalkan.

    “Kalau kami masih di Medan saat ini kami yakin setengah Medah sudah kenal kami,” ujar Alfredo atau akrab disapa Jakjek saat berkunjung ke uzone.id.

    Tapi kuatnya tekad untuk bisa menjadi band yang lebih dikenal di Indonesia membawa tiga anak Medan ini tahun 2015 mendarat di Jakarta dengan segala risikonya.

    Ekstase

    Terbukti, di ibu kota mereka langsung produktif dengan menelurkan sebuah album penuh berjudul Exposure di tahun 2016.

    Lalu yang terbaru, sebuah EP (mini album) berisi lima lagu dengan tajuk Ekstase dirilis bagi penggemarnya Agustus kemarin.

    EP ini berisikan 5 lagu dengan materi yang masih mengusung irama riang milik Dance Punk, Brit Rock, serta sedikit Funk ciri khas Pijar.

    Ekstase digarap mereka dengan campur tangan Randy Danishta (Nidji) dan Nara Anindyaguna (Mjolnir) sebagai produser.

    Hasilnya, Jakjek, Ical, dan Aul terdengar lebih matang di tembang-tembang yang mereka kerjakan bareng Randy dan Nara.

    Secara keseluruhan, di EP ini alunan vokal Jakjek yang berkarakter bercampur permainan gitar Ical dan drum Aul di-mix dengan baik untuk karya-karya yang lebih catchy.

    Akhir Pekan, Kereta Pulang, Tropis, Digital Ecstasy, dan Frustasi dijamin akan memanjakan telinga dan mengajak berdansa

    Ekstase sendiri selain menjadi bukti semakin eksisnya mereka di dunia musik Indonesia, juga sebuah langkah maju bagi Pijar dengan bergabung bersama label Orca Music.

    Pijar dibentuk 2013 di Medan dan telah merilis dua album mini yang masing-masing bertajuk The Sound of Youth (2013) dan Selatan (2015), Ekstase (2017) serta satu album penuh Exposure (2016).

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini