home ×
Auto

Elon Musk Butuh Nikel Jumlah Besar untuk Baterai Tesla

24 July 2020 By
Elon Musk Butuh Nikel Jumlah Besar untuk Baterai Tesla
Share
Share
Share

Tesla Cybertruck (Tesla)


Uzone.id - CEO Tesla Elon Musk sudah mendesak para perusahaan tambang untuk memproduksi nikel lebih banyak lagi. Pasalnya, nikel jadi bahan utama baterai untuk tenaga mobil-mobil Tesla.

Elon memperingatkan biaya baterai saat ini tetap jadi hambatan besar pertumbuhan perusahaan.

"Tesla akan memberi kamu kontrak raksasa untuk jangka waktu lama jika kamu menambang nikel secara efisien dan dengan cara yang peka terhadap lingkungan," kata Musk, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (22/7/2020).

Nikel sebagai baterai padat sumber energi sehingga mobil bisa berjalan lebih jauh dengan sekali pengisian daya.

BACA JUGA: Meskipun Mobil Tiongkok, DFSK Pekerjakan 95 Persen WNI

Tesla membutuhkan nikel lebih besar dari sebelumnya untuk meningkatkan produksi Cybertruck dan proyek tenaga surya.

Baterai pada Tesla saat ini bersumber pada nikel-cobalt-mangan (NCM) yang dibuat LG Chem Ltd asal Korea Selatan dan baterai nikel-cobalt-alumunium (NCA) yang dibuat Panasonic Corp Japan.

Perusahaan-perusahaan itu secara tidak langsung membeli nikel dari perusahaan pertambangan dalam rantai pasokan yang panjang.

Tesla tidak mengungkapkan penambang nikel mana yang ada dalam rantai pasokannya.

Mengingat fokus Tesla pada keberlanjutan, perusahaan cenderung memilih beli dari penambang nikel sulfida tingkat tinggi, yang membutuhkan daya lebih sedikit untuk memprosesnya daripada bijih laterit, ucap Lachlan Shaw dai National Australia Bank.

Ada tiga pemasok utama, Vale Brazil yang beroperasi di Kanada menggunakan tenaga air, Norilsk Nikel Rusia dan BHP Groups di Australia Barat.

Sementara itu, kendaraan listrik mengkonsumsi jumlah nikel yang jauh lebih kecil daripada industri nasional pembuat baja tahan karat.

Konsumsi nikel dalam bahan baterai electric vehicle (EV) diperkirakan melambung 64 persen antara 2019 dan 2025, perusahaan riset Wood Mackensie.

"Dia (Tesla) membutuhkan nikel, jadi dia berharap nikel akan semakin rendah (harganya)," tuturnya.

Tesla sendiri telah membukukan laba di kuartal kedua, namun Mask mengatakan bahwa dia akan memprioritaskan pertumbuhan dibandingkan laba di masa depan, dan fosuk pada produsen kendaraan Tesla."Keterbatasan nyata pada pertumbuhan Tesla adalah produksi sel dengan harga terjangkau.

 

VIDEO All New Honda Accord Test Drive, Bukan untuk Pejabat!

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

1 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
oki puntoro 24 July 2020 | 12:15:05

elon musk butuh nikel jumlah besar itu

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article