home ×
Digilife

Enam Tips Ampuh Memilih Game yang Aman untuk Anak

07 June 2021 By
Enam Tips Ampuh Memilih Game yang Aman untuk Anak
Share
Share
Share
Share

Photo by AHMED HINDAWI on Unsplash

Uzone.id - Dunia gaming semakin banyak dinikmati berbagai kalangan, tak terkecuali anak-anak yang kini semakin pintar menggunakan teknologi. Susah rasanya membuat anak-anak menjauh dari game, bermain game menjadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu dirumah terlebih dalam masa pandemi dimana anak-anak tak bisa bermain di luar ruangan seperti biasanya karena ruang gerak yang terbatas.

Namun, bermain game juga memunculkan kekhawatiran tersendiri. Anak-anak cenderung akan lupa waktu, atau jika tak diawasi lebih lanjut bisa memberikan efek yang tak menguntungkan.

Maka dari itu, bermain game harus dibarengi dengan pengawasan, cara yang tepat dan jenis game yang tepat pula. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam memilih game bagi anak-anak 

Pilih Game yang Sesuai dengan Usia Anak

Pemilihan game yang sesuai untuk anak-anak menjadi salah satu langkah penting dan harus dilakukan agar menghindari efek negatif dari game itu sendiri. 

Di masa sekarang, banyak game khusus diperuntukkan untuk orang dewasa atau menerapkan batas minimal umur pengguna. Game tersebut memiliki unsur-unsur yang tak bisa dilihat semua kalangan, salah satunya unsur kekerasan, bahasa kasar maupun konten dewasa sehingga tak cocok bagi anak-anak.

Agar mudah mengetahui game apa saja yang cocok dan ditujukan untuk anak-anak, GameQoo menghadirkan ikon khusus di bawah kiri poster game bertuliskan anjuran usia seperti ikon angka 3 menandakan bahwa ‘konten tersebut ditujukan bagi anak kecil’ dan angka 7 yang cocok untuk semua umur termasuk anak-anak.

Beberapa contoh game yang memiliki ikon khusus anak-anak diantaranya game Millie, Marble Duel, dan Lego Star Wars Saga. Lalu ada game Tyler Model 005 dan Disney Universe yang masih aman dimainkan semua kalangan.

Pilih Game yang RIngan, Melatih Kreativitas dan Mengedukasi

Usia anak-anak merupakan usia emas untuk mengasah pengetahuan dan kreativitas otak, game bisa menjadi salah satu cara agar anak-anak belajar namun dengan cara menyenangkan. Ada banyak game yang memberikan edukasi bagi anak-anak seperti belajar bahasa baru, problem solving, pengetahuan umum, melatih fokus anak dan game yang melatih leadership anak-anak.

Namun, yang harus diperhatikan oleh orang tua, game untuk anak juga harus berisi konten-konten ringan yang mudah dimengerti anak-anak. Selain utamanya hanya untuk hiburan, game yang berisi konten ringan juga dapat memberikan rasa senang dan nyaman pada mereka.

Game seperti Puppet Kings, Seasons After Fall, Chariot, Cubikolor, dan  Castles menjadi beberapa game yang bisa menjadi pilihan untuk melatih kemampuan anak-anak.

Perhatikan Muatan Game dan Tonton Cuplikan Game Terlebih Dahulu

Muatan game antar negara harus diperhatikan oleh orangtua karena beberapa hal yang dianggap lazim di suatu negara berbeda dengan negara lainnya. Misalnya penggunaan umpatan bahasa asing yang seringkali luput dari perhatian dan menjadi pengaruh buruk bagi anak-anak.

Untuk memastikan apakah muatan dan isi dalam game tersebut aman, alangkah baiknya orang tua menonton tayangan terkait game tersebut terlebih dahulu. Setelah menonton cuplikannya, orang tua bisa memutuskan apakah game tersebut cocok atau tidak bagi anak-anak mereka.

Ajak Anak Bermain Game Bersama

Salah satu dampak dari bermain game secara terus menerus adalah menyebabkan hubungan anak dan orang sekitarnya menjadi renggang dan mengurangi kedekatan antar anggota keluarga. Agar hubungan anak dan orang tua tetap terjaga, tak salahnya orang tua ikut bermain game bersama anak mereka. 

Selain mendekatkan kembali hubungan orang tua dan anak, bermain bersama juga bisa menjadi salah satu bentuk pengawasan pada kegiatan anak. Saat ini sudah banyak game yang bisa dimainkan bersama dengan anggota keluarga lainnya, seperti game puzzle, sport, adventure dan lainnya.

Tidak Membuat Kecanduan 

Yang banyak menjadi kekhawatiran dalam bermain game adalah orang tua takut anak-anaknya kecanduan bermain game dan melupakan waktu untuk bersosialisasi. Meski game bisa memberikan edukasi, namun sesuatu yang berlebihan pun tidak baik adanya. Maka dari itu, orang tua mendapatkan tugas untuk memberikan durasi setiap harinya agar anak-anak tidak kecanduan bermain gadget khususnya bermain game.

Pilih Game Beresolusi Bagus dan Bisa DImainkan di Layar TV atau PC

Bermain game di ponsel maupun tablet membuat mata lebih ekstra bekerja karena layar yang terbatas. Maka dari itu, untuk menjaga kenyamanan mata agar tak cepat lelah, orang tua bisa memilih game dengan kualitas tampilan yang baik dan penuh warna.

Selain itu, orang tua bisa memiliki game-game yang dimainkan di Layar TV atau PC agar sensasi bermain lebih seru. Tampilan yang lebih besar juga dapat mengurangi dampak pada penglihatan anak-anak. Pengawasan pun bisa dilakukan dengan mudah ketika anak-anak bermain lewat TV atau PC.

Tak perlu bingung bermain Game lewat TV karena kini tersedia layanan cloud gaming yang menghadirkan berbagai pilihan game menarik. Kali ini GameQoo merupakan pilihan tepat dan menjadi penyedia cloud game terbaik di Indonesia. Menggunakan aplikasi GameQoo memberikan kemudahan dalam bermain game secara streaming bagi semua kalangan karena hanya menggunakan STB IndiHome, tidak perlu membeli console atau game tambahan.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id